SHARE TO :

Diagnosa Cacing Kremi Pengobatan Dan Pencegahannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 12:38 am tanggal September 27, 2016

Diagnosa Cacing Kremi Pengobatan Dan PencegahannyaCacing kremi merupakan cacing parasit kecil yang menjangkiti usus besar pada manusia.  Parasit benama latin Enterobius vermicularis ini mempunyai fisik yang berwarna putih sangat terlihat seperti benang putih. Cacing ini bisa terlihat pada sekitar lubang anus dan ditinja penderita.

Cacing, yang mempuyai panjang tubuh 5 sampai dengan 13 milimeter ini biasanya menyimpan telur-telurnya pada lipatan kulis di sekeliling anu pada saat akibat sedang tertidur.

Mengenal Diagnosa Cacing Kremi Pengobatan Dan Pencegahannya

 

Diagnosa Cacing Kremi Pengobatan Dan Pencegahannya

Suatu infeksi cacing kremi ini tidak menimbulkan suatu keadaan medis yang serius. Sehingga kadang cacing ini bisa naik ke area anal menuju ke vagina, uterus, tuba falopi, dan sekitar organ di pinggul.  Bila ini tejadi akibat terancam bisa terkena beberapa komplikasi dengan contoh peradangan vagina(vaginitis) dan peradangan lapisan dinding dalam uterus(endometris).

Gejala Cacing Kremi

Gejala merupakan yang dirasakan dan diceritakan oleh sipenderita. Namun orang yang terjangkiti cacing kremi sangat sering tidak merasakan gejala dan ada tanda apa pun. Namun, suatu gejala umum pernah dialami oleh sipenderita yaitu terasa gatal di sekitar anus dan vagina pada malam hari. Karena itu disebabkan oleh aktivitas cacing kremi saat menyimpan telur-telurnya.

Jika cacing sudah terjadi dan mengakibatkan infeksi yang sangat parah, dan beberapa gejala ini bisa dialami bagi penderita:

  • Mengompol.
  • Hilangnya nafsu makanan.
  • Kesulitan untuk tidur dan tetap tidur (insomia).
  • Berat badan menjadi berkurang.
  • Infeksi kulit di bagian sekitar anus.
  • Nyeri perut dan mual.

Parasit cacing pada awalnya mengjangkiti seseorang setelah ia menelan telur dan cacing kremi. Dan bisa juga disebut bisa tertelan sehingga terhirup lebih dahulu.

Cacing kremi betina bisa menaruh ribuan telunya di sekitaran anus dan vagina. Dengan proses menyimpan telur, cacing kremi betina juga bisa mengeluarkan lendir yanag bisa mempengaruh penderita merasakan gatal. Dengan rasa gatal memancing untuk mengaruk atau mengelap anus atau vagina.  Disaat mengaruk dan mengelap itulah telur-telur bisa menenpel di ujung jari dan dibawah kuku penderirta.

Dan telur cacing kremi bisa bertahan hidup dengan selama dua minggu. Telur-telur cacing keremi pada di bagian tanggan akibat bisa berpindah tempat pada benda apa pun yang disentuh yaitu:

  • Sprei dan sarung bantal.
  • Terkan Pada anduk.
  • Peralatan dapur.Sikat gigi.
  • Perabotan rumah.
  • Permukaan dapur dan kamar mandi.

Sehingga cacing kremi banyak sekali diidap oleh anak-anak kecil dengan karena itu masih belum bisa untuk menjaga kebersihan pada tanggan dengan baik. Selain anak kecil, pada seorang yang sudah melakukan kontak langsung bagi menderita cacing kremi dan yang hidup di lingkungan padat yang banyak penduduk juga sangat beresiko lebih tinggi untuk mengidap parasit caing kremi.

Diagnosis Cacing Kremi

Diagnosis adalah suatu langkah dokter untuk mengidentifikasi gejal penyakit dan suatu keadaan yang bisa untuk lebih jelas dengan gejala tanda-tanda yang sudah dirasakan oleh pasien. yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis cacing kremi untuk menjalani pengujian khusus pada anus.

Dokter untuk meminta pasien untuk menempelkan plaster bening pada sekitar anus sesaat sedah bangun tidur di malam hari dan belum ke kamar kecil.

Dengan tujuan untuk agar telur-telur cacing keremi bisa menempel pada plaster bening sehingga bisa terlihat dan bisa diiiteliti di labotatorium. Dan hasilnya yang sangat jelas uji khusus anu ini dianjurkan yang bisa lakukan selama tiga hari berurut-urut.

Pengobatan Dan Mencegah Cacingan Kremi

Suatu tujuan pengobatan cacing kremi merupakan bisa menghilangkan cacing kremi dan bisa berpengaruh terjadinya infeksi. Untuk itu, semua orang yang serumah dengan menderita juga harus menjalani pengobatan.  Karena risiko akan bisa menyebar infeksi cacing kremi sangat tingi.

Mungkin pasien sudah merasakan efek samping pada saluran pencerna pada saat menjalani pengobtan. Beberapa obat anti parasit dan menangani cacing kremi adalah:

  • Mebendazole. Dengan obat ini bisa berfungsi dan bisa mencegah cacing untuk menyerap gula yang akan membuatnya mati dalam beberapa hari.
  • Albendazole.

Dengan obat ini bisa berfungsi dan bisa mencegah cacing untuk menyerap gula yang akan membuatnya mati dalam beberapa hari

Bukan pemberian obat-obatan kini passien juga meminta menerapkan perilaku-perilaku hidup yang bersih dan untuk mencegah infeksi cacing kremi tidak dapat kembali.  Yaitu perilaku hidup bersih adalah:

  • Dengan hindari untuk mempergunakn handuk orang lain.
  • Mencuci semua baju sprei, handuk,dan mainan
  • Bersihkan kamar mandi dan sapur
  • Hindari dari mengghoyangkan benda yang terkontaminasi dengan telur cacing kremi.
  • Hindari makan di kamar tidur.
  • Jaga agar kuku-kuku selalau pendek
  • Ajari anak untuk tidak mengigit kuku dan mengisap jari.
  •  Mandi setiap hari.

SHARE TO :