SHARE TO :

Cara Alami Mengatasi Patah Kaki Yang Aman Dan Efektif

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:16 am tanggal February 13, 2017

Cara Alami Mengatasi Patah Kaki Yang Aman – Patah kaki adalah kondisi dimana salah satu tulang pada kaki seseorang mengalami patah atau retak. Kaki manusia atau secara medis disebutkan sebagai tungkai, terdiri dari tiga jenis tulang panjang (long bones) dan satu tulang tempurung lutut (patella). Ketiga jenis tulang panjang tersebut adalah tulang paha (femur), tulang kering (tibia), dan tulang betis (fibula). Ketika patah, salah satu tulang tersebut akan terpecah menjadi dua bagian atau lebih.

Jika setelah patah, tulang menonjol keluar sehingga dapat terlihat dengan mata, maka digolongkan sebagai fraktur terbuka (open fracture). Sedangkan jika tulang yang patah tidak sampai keluar maka biasa digolongkan sebagai fraktur tertutup (closed fracture). Selain patah tulang kaki terbuka dan tertutup, ada beberapa jenis patah tulang kaki yang dibedakan berdasarkan beberapa hal. Jika berdasarkan posisi patahan tulang, ada dua jenis patah tulang yaitu :

– Fraktur avulsion, adalah jenis patah tulang dimana kontraksi otot begitu kuat sehingga dapat menarik keluar potongan tulang. Biasanya terjadi pada sendi lutut atau bahu.

– Fraktur compound, adalah jenis patah tulang dimana patahan tulang menembus permukaan kulit.

Cara Alami Mengatasi Patah Kaki Yang Aman Dan Efektif

patah kaki

Patah tulang memang sangat berpotensi membuat seseorang yang mengalaminya terhalang untuk melakukan kegiatan sehari-hari, apalagi tulang yang patah itu merupakan tulang yang sangat berperan untuk menopang tubuh misalnya tulang paha, kaki atau bahkan tulang belakang. Penyembuhan patah kaki ini tergolong cukup lama karena proses penyambungan tulang yang patah tersebut dapat memakan waktu yang lama bahkan bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun, tapi itu tergantung dengan tingkat keparahannya. Jika yang patah adalah tulang paha, biasanya akan dengan mudah dilihat dengan mata. Karena untuk mematahkan tulang paha dibutuhkan tekanan yang cukup besar, sebab ini merupakan tulang terkuat pada tubuh manusia.

Namun jika yang patah adalah tulang kering (tibia) dan tulang betis (fibula), maka mungkin akan sulit terlihat. Gejala dan tanda klinis pada penderita patah kaki adalah :

– Kaki menjadi sensitif.
– Memar.
– Pembengkakan.
– Rasa nyeri yang parah.
– Perubahan bentuk dan panjang dari kaki yang patah.
– Tidak bisa berjalan.
– Tulang yang berada di bagian bawah patahan tampak terpelintir tidak normal.
– Kaki akan menekuk pada bagian yang patah, bukan pada persendian.

Patah kaki sendiri bisa membuat orang yang mengalaminya menjadi frustasi, terutama karena tidak bisa melakukan kegiatan yang biasa dilakukan sebab untuk berjalan pun susah. Suatu tulang bisa patah apabila mendapat suatu kekuatan tekanan yang melebihi kekuatan tulang itu sendiri untuk menahannya.

Ada beberapa aktivitas yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena patah akibat tekanan yaitu berlari, menari balet, bermain basket, atau gerak jalan dengan mengentakkan kaki (marching). Olahraga kontak fisik seperti hoki atau sepak bola juga dapat meningkatkan risiko terkena benturan langsung pada kaki, yang bisa mengakibatkan kaki patah atau retak.

Cara Alami Mengatasi Patah Kaki Yang Aman

Tindakan untuk menangani tungkai kaki yang patah begitu beragam, tergantung dari jenis patah kaki yang menimpa serta lokasinya. Penanganan untuk tulang kaki yang patah akibat tekanan biasanya hanya perlu diistirahatkan dan membatasi gerakan hingga pulih dengan sendirinya. Beberapa tindakan untuk menangani patah kaki adalah :

– Pengaturan patahan dan pembatasan gerakan. Dokter akan mengunci bagian kaki yang patah agar tidak banyak bergerak dengan bidai (gips), sehingga proses penyembuhan bisa berjalan tanpa gangguan. Jika penderita mengalami fraktur tergeser, dokter mungkin akan memosisi ulang tulang yang patah pada posisi semula sebelum menguncinya dengan bidai.

Pengobatan. Dokter akan memberikan obat pereda rasa sakit untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan.

– Terapi. Setelah bidai atau gips dilepaskan, penderita membutuhkan terapi fisik untuk mengurangi kekakuan dan memulihkan pergerakan kaki yang cedera.

– Pembedahan. Tindakan ini dibutuhkan jika dokter merasa perlu menanamkan alat penahan tulang-tulang yang patah saat penyembuhan seperti pelat, batangan, atau baut.

Selain dengan cara diatas, anda yang mengalami patah kaki bisa juga melakukan beberapa cara untuk mengatasi patah kaki sendiri di rumah sebagai langkah awal untuk mengurangi patah kaki bertambah parah, seperti memosisikan kaki lebih tinggi dari tubuh dengan mengganjalnya memakai bantal, dan segera kompres bagian kaki yang bengkak dengan es batu untuk mengurangi pembengkakan. Karena seringkali membutuhkan tindakan pembedahan, maka penderita patah kaki jangan makan dan minum apapun sampai bertemu dokter.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi patah tulang dengan alami dan aman. Untuk itu penting bagi anda untuk selalu menjaga kesehatan tulang dengan baik dan juga menjaga pola hidup anda dengan aman agar terhindar dari kecelakaan yang bisa mengakibatkan patah tulang atau kaki. Semoga apa yang disampaikan di atas bisa menjadi solusi dan manfaat bagi anda. Terima Kasih.

SHARE TO :