SHARE TO :

Cara Mengatasi dan Mengobati Mimisan Secara Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:07 am tanggal September 21, 2016

Cara Mengatasi dan Mengobati Mimisan Secara Alami – Hampir semua dari kita pernah mengalami mimisan. Kondisi ini cenderung menakutkan dan menyebabkan kepanikan, khususnya jika terjadi pada anak-anak. Perlu diketahui bahwa mimisan atau epistaksin meruoakan kondisi yang umum terjadi dan biasanya tidak mengancam jiwa.

Mimisan merupakan pendarahan yang terjadi dari hidung. Darah dapat keluar dari salah satu salah satu atau kedua lubang hidung dengan durasi yang berbeda-beda. Ada yang mengalaminya hanya beberapa detik dan ada yang lebih dari lima menit. Mimisan juga dapat terjadi saat sedang tidur.

cara-mengatasi-dan-mengobati-mimisan-secara-alami

Banyak orang panik ketika melihat darah mengalir dari lubang hidung seseorang, yang sering disebut mimisan atau epistaksis. Kondisi ini disebabkan oleh selaput lendir didalam hidung mengalami robek atau pecah, sehingga darah mengalir keluar. Mimisan dapat berhenti dengan sendirinya, ketika darah membeku. Namun biasanya terjadi secara berulang, karena dipicu oleh beberapa faktor.

Ada beberapa kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami mimisan, yaitu anak-anak, lansia, ibu hamil, orang yang sering menggunakan aspirin dan obat antikoagulan, serta pengidap kelainan darah, seperti hemofilia.

Penyebab Hidung Mimisan

Mimisan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Faktor pemicunya dapat berupa penggunaan obat-obatan, keturunan, hingga penyakit. Diantaranya adalah:

– Mukosa hidung terluka
– Membersihkan kotoran atau kerak di hidung dengan menggunakan kuku, dapat menyebabkan luka pada mukosa hidung. Luka ini mengeluarkan darah melalui hidung.
– Perubahan cuaca secara mendadak.
– Perubahan suhu udara yang ekstrim. Suhu terlalu dingin atau panas bisa menyebabkanselaput tipis di dalam hidung mengalami kekeringan dan pecah.
– Benda asing yang masuk ke dalam hidung.
– Memasukkan sebuah benda ke dalam hidung dapat melukai selaput di rongga hidung, sehingga berakibat luka yang mengeluarkan darah.
– Sengaja mengeluarkan ingus terlalu keras
– Hidung menghirup bahan kimia seperti amonia, asam sulfat, atau penggunaan obat pelega hidung tersumbat dengan berlebihan.
– Konsumsi obat yang mengandung ibuprofen dan asetosal.
– Kelainan yang dialami oleh sebagian anak berusia di bawah 10 tahun.
– Iritasi pada hidung akibat polusi udara, sehingga selaput lendir hidung mengalami lecet. Benturan keras pada hidung.
– Hidung mengalami peradangan dan infeksi yang mungkin disebabkan oleh hemofilia, leukimia, demam berdarah, hipertensi, sinusitis, influenza, atau tumor di hidung.
– Proses buang ingus yang terlalu keras
– Sinusitis akut atau kronis
– Iritasi akibat seyawa kimia, misalnya amonia.
– Operasi Hidung
– Konsumsi alkohol

Langkah Penanganan Mimisan

Pada umumnya, mimisan adalah kondisi yang dapat ditangani sendiri di rumah. Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan jika Anda atau anak Anda mimisan.

– Duduk tegak dan jangan berbaring. Posisi duduk akan mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung sehingga dapat menghentikan pendarahan. Sedangkan berbaring justru akan menambah tekanan.
– Condongkan tubuh ke depan sehingga darah keluar lewat hidung dan tidak masuk ke tenggorokan.
– Keluarkan dan buang darah yang mengalir ke mulut. Menelan darah dapat memicu keinginan untuk muntah.
– Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk memencet hidung selama sekitar 10 menit. Langkah ini akan memberi tekanan pada sumber pendarahan sehingga menghentikan darah. Jangan lupa untuk bernapas lewat mulut.
– Letakkan kompres dingin pada pangkal hidung untuk memperlambat pendarahan.

Setelah mimisan berhenti, usahakan agar Anda tidak membuang ingus, membungkuk, atau melakukan aktivitas berat selama setidaknya 12 jam. Langkah ini juga dapat mencegah terjadinya iritasi pada hidung.

Anda juga dapat menghentikan pendarahan dengan menggunakan daun sirih.

Ambil daun sirih muda, kemudian diremas dan digulung membentuk kerucut. Sumbat hidung pasien dengan daun sirih, biarkan selama beberapa menit. Posisi wajah menghadap tengadah. Cara ini bertujuan agar pembuluh darah menyusut.

Apabila pendarahan pada hidung terus berlanjut selama lebih dari 10 menit, segera bawa pasien ke dokter. Pendarahan yang berlanjut disertai panas kemungkinan adalah indikasi penyakit serius. Pertahankan posisi pasien dalam keadaan duduk bersandar.

Cara Mengobati Mimisan Secara Alami

Selain menggunakan daun sirih, anda juga dapat menggunakan bahan alami yang lainnya. Diantaranya:

1. Akar Teratai
Sediakan 200 gram akar teratai, lalu ditumbuk sampai halus. Gunakan airnya sebagai obat tetes hidung, sebanyak 3 tetes air. Silahkan minum sisanya.

2. Rambut Jagung
Ambil 50 gram rambut jagung, kemudian rebus dengan air 400 cc. Biarkan airnya mendidih dan tersisa setengahnya. Setelah itu, airnya disaring. Minumlah airnya selagi hangat.

3. Akar Alang-alang
Sediakan 60 gram akar alang-alang, kemudian direbus dengan 400 cc air sampai mendidih. Biarkan airnya menyusut sampai setengahnya. Minum selagi hangat.

4. Pegagan
Ambil 60 gram pegagan, kemudian direbus ke dalam 400 cc air. Biarkan airnya mendidih selama beberapa menit, sehingga tersisa setengahnya. Segera minum setelah airnya hangat.

5. Kangkung Segar
Sediakan 25 gram kangkung segar dan airnya secukupnya, kemudian masukkan ke dalam blender. Jus kangkung dapat diminum secara teratur untuk mengatasi mimisan yang sering dialami.

6. Kacang Tanah
Siapkan 25 gram kulit kacang tanah, kemudian rebus dengan 400 cc air. Setelah airnya berkurang setengah dari semula, disaring. Minum airnya ketika hangat.

Itulah cara mengatasi mimisan dan mengobatinya menggunakan bahan alami. Anda dapat memilih salah satu bahan yang mudah ditemukan, untuk mengobati dan mencegah mimisan.

SHARE TO :