SHARE TO :

Cara Mengatasi Terkena Sengatan Lebah Secara Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:28 am tanggal February 20, 2017

Cara Mengatasi Sengatan Lebah Secara Alami – Sengatan Lebah adalah keadaan dimana lebah menusuk dengan sengat tajam ke tubuh korban. Berbeda dengan lebah besar atau tawon yang mencabut kembali sengatan setelah menyerang, lebah madu meninggalkan sengat beserta kantung racunnya di tempat yang tersengat. Pada sebagian kasus, seseorang yang terkena sengatan lebah dapat mengalami reaksi luka atau alergi dan akan membutuhkan tindakan pengobatan secepatnya. Lebah atau tawon umumnya tidak menyengat kecuali lebah tersebut berada di dalam situasi yang dianggap mengancam dirinya. Seseorang biasanya hanya mendapatkan satu atau beberapa sengatan dari seekor lebah. Namun, jika menyangkut gangguan yang melibatkan sarang lebah atau jenis lebah tertentu, maka seseorang berisiko terkena sengatan lebah secara berkelompok.

Sengatan lebah terjadi karena kandungan protein pada racun atau bisa lebah memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan sel kulit sehingga menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan di sekitar area sengatan. Seseorang yang pernah mengalami Sengatan Lebah dan memiliki alergi terhadap racun akan berisiko mengalami alergi yang lebih berat hingga syok anafilaksis. Anafilaksis sendiri adalah sebuah reaksi alergi pada tingkatan yang parah hingga bisa menyebabkan kematian bagi penderita. Reaksi dari sengatan lebah lebih besar dampaknya kepada orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak. Faktor risiko lain dari sengatan lebah adalah lingkungan tempat tinggal yang memiliki populasi lebah atau sarang lebah yang aktif, dan memiliki pekerjaan atau hobi yang mengharuskan berada di luar ruangan.

Cara Mengatasi Sengatan Lebah Secara Alami Yang Dapat Dilakukan Di Rumah

disengat lebah

Gejala sengatan lebah bisa bermacam-macam dan bentuknya tidak selalu sama, mulai dari rasa sakit yang berlangsung sementara hingga reaksi alergi yang serius. Sebagian dari gejala serangan berikut dianggap umum terjadi, dimulai dari gejala yang ringan hingga serius. Berikut ada beberapa gejala yang umum terjadi pada penderita Sengatan Lebah, diantaranya :

– Rasa sakit yang muncul seketika setelah seseorang tersengat lebah dan dapat mereda setelah beberapa jam.
– Bilur merah disekitar area sengatan. Pada sebagian kasus, bilur dapat berwarna merah tua.
– Area disekitar sengatan yang akan terlihat sedikit membengkak dibandingkan area lain dan biasanya kembali mengempis setelah beberapa jam. Pembengkakan dapat membesar secara bertahap hingga dua hingga tiga hari ke depan.
– Reaksi dari sengatan yang kuat biasanya berlangsung selama 5-10 hari. Penderita reaksi yang kuat bukan berarti akan mengalami reaksi alergi yang parah pada sengatan berikutnya. Walau demikian, biasanya penderita akan mendapatkan reaksi yang sama kuatnya ketika disengat lebah kembali.

Seseorang yang berulang kali tersengat lebah juga kemungkinan akan merasa sakit akibat penumpukan racun atau bisa di dalam tubuh. Begitu juga dengan seseorang yang mendapatkan sengatan lebah secara bertubi-tubi harus segera dibawa ke dokter. Kondisi ini bisa menjadi kasus gawat darurat terutama pada anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan atau jantung. Gejala yang patut diwaspadai, antara lain : Pusing, Merasa seperti berputar-putar atau vertigo, mual, muntah, atau diare, demam, kejang, dam pingsan. Itulah beberapa gejala yang harus diwaspadai dan segera pergi ke dokter agar mendapatkan penanganan secepatnya dan tidak menimbulkan komplikasi berbahaya.

Pengobatan Alami Saat Terkena Sengatan Lebah

Sengatan lebah biasanya bisa ditangani dirumah untuk meredakan sakit yang ditimbulkannya, namun bagi yang mendapatkan sengatan lebah secara berkali-kali dan memiliki alergi terhadap sengatan lebah, maka penderita harus segera mendapatkan tindakan darurat medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Berikut ini ada beberapa cara bagi yang mengalami sengatan lebah pada tingkatan rendah atau belum terlalu parah, anda bisa melakukan pengobatan sendiri di rumah dengan alami, seperti :

  • Menggunakan Batu Badar Besi 

Badar besi adalah batu yang mengandung magnet. Tempelkan batu badar besi pada bagian yang disengat lebah. Biasanya batu itu akan menempel kuat dan kemudian jatuh sendiri. Menurut keterangan orang yang biasanya menggunakannya, batu ini terasa seperti menghisap racun saat ditempelkan pada bagian yang disengat.

  • Kompres Dengan Es Batu

Setelah melakukan pencabutan sengatan lebah, kompres es pada daerah yang disengat. Sehingga akan membuat area tersebut menjdi mati rasa, dan sensasi nyeri akn berkurang. Kompres es juga akan mampu mengurangi terjadinya pembengkakan. Kompreslah selama 15 menit saja, dan jangan sampai 20 menit.

  • Pasta Gigi

Pasta gigi mengandung zat alkalin yang dapat menetralkan keberadaan racun. Sebagian pasta gigi juga mengandung gliserin yang dapat menarik keluar racun dari sengatan lebah. namun, apabila muncul iritasi atau ruam setelah dioles segera cuci kulit anda guna menghilangkan pasta gigi.

  • Pepaya

Gosokkan pepaya beberapa kali ke area sengatan lebah. karena pepaya mengandung papain yang dapat memecah protein racun sengatan. Namun juga perlu dihindari menggunakan pepaya apabila Anda mempunyai riwayat alergi terhadap lateks. Hentikan penggunaan jika terjadi ruam, kemudian bilas secara menyeluruh terhadap bagian yang telah Anda gosoki dengan papaya tersebut.

Itulah beberapa cara untuk mengatasi rasa sakit ketika disengat oleh lebah atau tawon secara alami dan juga bisa sebagai langkah awal atau pertolongan pertama yang dapat anda lakukan sendiri di rumah. Jika pengobatan alami dirumah tidak kunjung membaik, segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

SHARE TO :