SHARE TO :

Cara Mengobati Penyakit Hepatitis B Secara Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:16 am tanggal September 22, 2016

Cara Mengobati Penyakit Hepatitis B Secara Alami – Hati memiliki ratusan fungsi sehingga menjadi salah satu organ terpenting dalam tubuh manusia. Fungsi hati diantaranya adalah memproduksi cairan empedu yang dapat membantu pencernaan lemak, menyimpan karbohidrat, memproduksi senyawa yang penting dalam pembekuan darah, serta menghilangkan racun dari tubuh.

Manusia hanya memiliki satu buah hati. Organ ini mempunyai daya tahan yang sangat kuat. Bahkan hati tetap bekerja meski mengalami kerusakan dan mampu terus bergenerasi (memperbaiki diri) selama tidak mengalami kerusakan yang benar-benar parah.

Cara Mengobati Penyakit Hepatitis B Secara Alami

Salah satu infeksi serius yang dapat menyerang hati adalah hepatitis B yang diakibatkan oleh virus. Beberapa gejala hepatitis B diantaranya:

  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual dan Muntah
  • Sakit kuning (dilihat dari kulit dan bagian putih mata yang menguning).
  • Gejala yang mirip pilek, misalnya lelah, nyeri pada tubuh, dan sakit kepala.

Tetapi gejala-gejala tersebut tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul. Karena itulah banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi. Inkubasi merupakan jarak waktu antara virus pertama infeksi tersebut. Masa inkubasi hepatitis B biasanya berkisar antara 1-5 bulan sejak terjadi pajanan terhadap virus.

Penyebab Hepatitis B

Hepatitis B termasuk penyakit yang sangat mudah menular. Virus ini jauh lebih mudah ditularkan dibandingkan HIV. Indonesia merupakan negara dengan tingkat penderita hepatitis B yang tergolong tinggi.

Penularan hepatitis B dapat melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lain penderita. Risiko anda akan tinggi jika anda tidak memiliki kekebalan tubh terhadap penyakit ini. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah terinfeksi.

Pajanan Darah yang Sudah Terinfeksi Hepatitis B

Risiko terkena penyakit ini akan meningkat apabila anda:

  • Berbagi sikat gigi, alat cukur, dan handuk yang sudah terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang dan berbagi jarum suntik serta peralatan lainnya (misalnya, sendok, atau bong).
  • Berhubungan seks dengan pengguna obat-obatan terlarang yang memakai dan berbagi jarum suntik.
  • Memiliki luka terbakar dan terjadi kontak dengan darah yang terinfeksi.
  • Bekerja dan berurusan dengan darah. Paramedis dan staf laboratorium memiliki risiko lebih tinggi terhadap ketidaksengajaan tertusuk jarum suntik bekas.
  • Menjalani transfusi darah di klinik atau rumah sakit yang tidak memeriksa darah untuk hepatitis B. Semua darah yang akan digunakan dalam transfusi harus di tes untuk berbagai penyakit, termasuk hepatitis B.
  • Menjalani pengobatan atau perawatan gigi di klinik atau rumah sakit dengan peralatan yang tidak steril.
  • Menindik atau menato tubuh di tempat yang peralatannya tidak steril.

Penularan Dari Ibu Kepada Bayi

Apabila ibu hamil terkena hepatitis B, bayinya dapat tertular selama masa kehamilan atau pada saat lahir. Para ibu hamil dianjurkan untuk menjalani tes darah sehingga hepatitis B dapat segera terdeteksi.

Penularan hepatitis B dari ibu kepada bayinya masih dapat dicegah. Caranya adalah dengan memberi vaksin hepatitis B pada sang bayi saat dilahirkan (sebaiknya dalam waktu 12 jam). Pemberian ASI juga boleh dilakukan jika sang bayi sudah menerima vaksin pada saat lahir.

Cara Mengobati Penyakit Hepatitis B Secara Alami

Sebelum kita menggunakan obat dengan bahan kimia, alangkah baiknya kita mencoba dengan bahan yang alami terlebih dahulu. Obat Hepatitis yang Alami adalah dengan menggunakan tanaman herbal yang saat ini banyak dilingkungan kita. Beberapa Obat Hepatitis yang Alami adalah:

1. Brotowali
Ambilah 1 jari batang brotowali, dan 3 gelas air, serta 1 sendok makan madu murni. Kemudian cara membuat ramuannya adalah potonglah batang brotowali setelah itu direbus dengan 3 gelas air sampai yang tersisa adalah 1 gelas saja. Apabila sudah dingin, saringlah dan tambahkan dengan 1 sendok madu murni. Minumlah ramuan ini 2 kali sehari, dan dosisnya adalah masing-masing setengah gelas.

2. Bugenfil
Ambillah 9-15 gram bugenfil yang sudah terlebih dahulu dikeringkan, kemudian 3 gelas air, dan 1 sendok makan madu murni. Cara membuatnya adalah dengan membersihkannya terlebih dahulu, setelah itu potonglah batang bugenfil tipis-tipis, dan kemudian dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan dengan 3 gelas air. Rebuslah sampai air yang tersisaadalah 1 gelas. Jika sudah dingin, saringlah. Minumlah ramuan tersebut dengan ditambahkan 1 sendok madu murni. Diminum 2 kali sehari di pagi hari dan sore hari masing-masing dosisnya adalah setengah gelas.

3. Daun Pare
Ambilah segenggam daun pare segar, secangkir air matang, dan juga garam secukupnya saja. Aturan pembuatannya adalah cucilah daun pare terlebih dahulu, kemudian bilas dengan 1 cangkir air. Aduklah sampai merata dan tambahkan sedikit garam. Kemudian saringlah ramuan terebut, minumlah pada waktu pagi dan sebelum makan. Sebaiknya resep ini tidak diminum oleh ibu hamil karena berdampak keguguran.

4. Tomat
Tomat juga dapat menjadi obat penyakit hepatitis, caranya adalah ambilah 2 buah tomat dan tambahkan gula pasir secukupnya. Cara membuat Obat Hepatitis yang Alami ini adalah dengan mencuci dan memotong buah tomat. Setelah itu di rebus dengan air secukupnya saja. Jika sudah mendidih, maka lumatkan dan digiling kemudian diperas. Air perasan tadi kemudian ditambahkan dengan gula kemudian diminum dengan dosis 2 kali sehari.

5. Mengkudu
Ambilah tiga buah mengkudu matang dan segenggam kulit mengkudu, selembar daun pisang, sepotong kain, dan cuka secukupnya. Aturan pembuatan adalah cucilah buah mengkudu dan kemudian diparut dan diperas dengan sepotong kain, lalu minum air perasan tersebut. Dan untuk penggunaan luar, maka kulit mengkudu ditumbuk sampai halus, setelah itu aduklah dengan sedikit cuka. Bungkus ramuan tersebut dengan daun pisang. Kemudian dipanaskan sebentar diatas api atau juga langsung di kukus. Dan untuk kondisi yang hangat maka tempelkan bungkusan tersebut pada daerah perut bagian kanan atas, tempat dimana hati mengalami pembengkakan.

Itulah Obat herbal alami untuk mengobati penyakit hepatitis B. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

SHARE TO :