SHARE TO :

Gejala Tanda Penyakit Sirosis Dan Pengobatan Secara Tradisional

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:09 am tanggal March 14, 2017

Gejala Tanda Penyakit Sirosis Dan Pengobatan Secara Tradisional – Penyakit sirosis adalah penyakit liver kronis di mana sel-sel dan jaringan hati yang sehat diganti dengan jaringan parut yang tidak dapat memiliki fungsi hati yang normal. Kerusakan yang diakibatkan oleh sirosis tidak mampu kembali normal dan akhirnya kerusakan meluas dan hati berhenti berfungsi. Keadaan ini dapat disebut dengan gagal hati.

Sirosis

Penyakit hati menahun yang difus ditandai dengan munculnya kematian sel hati, pembentukan jaringan ikat yang dibarengi pembentukan benjolan. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya aliran darah ke hati dan mengganggu Fungsi hati. Sirosis sendiri adalah kelanjutan dari kerusakan hati yang antara lain diakibatkan oleh infeksi virus hepatitis kronik (B atau C) dan juga dapat diakibatkan meninum alkohol. Selain itu juga, bisa diakibatkan infeksi lain. seperti obat, racun, autonium dan penyakitr saluran empedu.

Sebagian yang terinfeksi virus hepatitis B tidak dapat sembuh total dan penyakitnya menjadi kronik yang kemudian berjanjut menjadi sirosis. Dan kemungkinan besar untuk menjadi kronik pada orang yang terinfeksi virus hepatitis C jauh lebih besar.

Gejala Dan Tanda Penyakit Sirosis

Pada stadium awak umumnya sirosis tidak menimbulkan gejala apapun. Tetapi semakin banyak jaringan hati yang luka dan mengakibatkan parut maka akan timbul gejala-gejala berikut :

  • Penurunan nafsu makan
  • Penurunana berat badan
  • Mual
  • Muncul pembuluh darah vena seperti jaring laba-laba di bawah kulit
  • Letih, lelah
  • Kulit dan mata berwarna kuning, dan warna air seni seperti kola
  • Perdarahan pada lambung dan usus
  • Cairan di dalam rongga abdomen (asites)
  • Gatal pada tangan dan kaki yang bisa berlanjut ke seluruh tubuh
  • Bengkak pada tungkai dan kaki (edema)
  • Gangguan mental.

Pengobatan Secara Tradisional

1. Ginseng

Gingseng sangat bermanfaat untuk memelihara daya tahan tubuh, mengoptimalkan kinerja hati, memperbaiki kerusakan sel dan jaringan hati. Dan selama ribuan tahun dipercaya oleh masyarakat jepang dan juga korea bukan hanya sekedar bahan pengobatan tradisional sirosis hati tapi juga menjadi sumber kekuatan dari dalam tubuh yang dikonsumsi secara teratur.

2. Teh Hijau

Teh hijau memiliki kadungan catechin yang merupakan flavonoid dengan antioksidan yang melindungi hati dan meningkatkan kemampuan antioksidan yang melindungi hati dan meningkatkan kemampuan menstabilkan jaringan jaringan dan membran sel hati. Selain menjadi bahan pengobatan tradisional siros hati, teh hijau juga merupakan minuman wajib di jepang yang diminum setelah makan tanpa campuran gula.

3. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu bumbu dapur yang sering digunakan untuk bahan memasak ini teryata telah menjadi bahan pengobatan tradisional sirosis hati dan penyakit lainnya. Kandungan kurkumin pada kunyit ternyata sangat ampuh menjadi antioksidan yang menghambat kerusakan dan racun hati.

4. Akar Licorice

Tanaman obat yang satu ini mempunyai kandungan aktif yang disebut asam glycyrrhiza yang mempunayi sifat anti inflamasi dan antivirus, dan selama 20 tahun digunakan oleh masyarakat jepang sebagai obat penyakit hati yang kronis seperti hepatitis. Akan tetapi tanaman ini mempunyai efek samping apabila digunakan terlalu sering dalam jangka waktu yang lama. Yaitu munculnya gejala sakit kepala, lesu, hipertensi dan penyakit jantung. Oleh sebab itu bila ingin mengonsumsi obat ini alahkah baiknya diawasi oleh dokter ahli.

5. Milk Thistle

Obat herbal ini yang menjadi saalah satu pengobatan tradisional sirosis hati yang paling dicari, sebab tanaman ini hanya tumbuh didaerah eropa dan wilayah yang mempunyai iklim sama. Milk Thsitle mengandung “Silymarin” yang merupakan sebuah zat yang sangat berguna untuk memperbaiki fungsi organ hati dan mencegah kerusakan kerusakan yang lebih patah.

Pencegahan

Sangat menakutkan penyakit sirosis hati ini, maka dari itu lebih baik mencegah dari sekarang, Berikut langkah pencegahan sirosis hepatis bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Tidak melebihi batas yang direkomendasikan dalam mengonsumsi alkohol yaitu cara terbaik untuk mencegah sirosis hepatis yang terkait alkohol.
  • Menjaga berat badan tetap ideal.
  • Hepatitis B dan C merupakan infeksi yang dapat melalui hubungan seks tanpa kondom atau berbagi jarum suntik saat menggunakan obat-obatan terlarang. Oleh sebab langkah pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan kondom saat berhubungan dan menggunakan jarum suntik bersama-sama.
  • Vaksinasi tersedia untuk hepatitis B tersedia tetapi ada saat ini tidak ada vaksin untuk hepatitis Cairan

Dengan mengetahui penyakit sirosis hati semoga kita menjadi lebih berhati-hati dan selalu menjaga kesehatan kita sebagai wujud syukur kepada-nya.

SHARE TO :