SHARE TO :

Jerawat Penyebab, Gejala, Dan Pengobatannya Secara Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 7:29 am tanggal October 13, 2016

Jerawat Penyebab, Gejala, Dan Pengobatannya Secara Alami – Jerawat adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik pada beberapa tubuh seseorang, seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Bintik-bintik tersebut dapat berkisar mulai dari yang ringan, seperti komedo hitam dan komedo putih, hingga bintik-bintik parah yang berisi nanah dan kista. Jerawat memang telah menjadi masalah umum bagi remaja bahkan orang tua yang dirasa sangat mengganggu dan menurunkan percaya diri.

Bagi sebagian besar remaja penyebab muncul jerawat menjadi salah satu pertanyaan besar yang harus tahu jawabannya. Dengan tahu sebab-sebab munculnya jerawat kita dapat mengantisipasi dan melakukan pencegahan sehingga bisa menghindarinya atau paling tidak dapat melakukan penanganan dengan benar. Sebagian besar kasus jerawat terjadi pada seseorang yang berusia di bawah 28 tahun. Terutama bagi remaja, mereka sangat rentan terkena jerawat pada usia 14-19 tahun.

Jerawat Penyebab, Gejala, Dan Pengobatannya Secara Alami

jerawat

Selain ditandai dengan gejala-gejala seperti kulit berminyak dan munculnya bintik-bintik, kadang-kadang jerawat juga menyebabkan kulit terasa panas dan sakit saat disentuh. Ada beberapa bagian pada tubuh yang biasa ditumbuhi jerawat dan yang paling umum adalah wajah. Ada beberapa faktor yang dapat memicu atau meningkatkan risiko seseorang mengalami jerawat, diantaranya:

– Perubahan hormon.
– Masa pubertas.
– Efek samping penggunaan kosmetik.
– Iritasi akibat benda yang dikenakan.
– Kecanduan merokok.
– Stres.
– Efek samping obat-obatan.
– Keturunan.

Banyak yang tidak terlalu memahami jerawat, meski itu merupakan salah satu masalah pada kulit yang dialami sebagian besar orang. Pemahaman yang kurang lengkap sering kali memunculkan sejumlah anggapan yang tidak masuk akal mengenai jerawat, misalnya ;

– Aktivitas seksual dapat berdampak kepada kemunculan jerawat.
– Jerawat disebabkan oleh pola makan yang buruk.
– Kebersihan yang buruk atau kulit yang kotor dapat menyebabkan jerawat.
– Berjemur baik secara alami dan buatan, dapat mengobati gejala jerawat.

Semua anggapan diatas tidak benar. Satu hal penting mengenai kebersihan kulit, yaitu kebersihan tidak berkaitan dengan munculnya jerawat karena jerawat timbul akibat reaksi biologis yang terjadi di balik permukaan kulit. Justru kondisi kulit kita akan memburuk jika kita mencuci muka lebih dari dua kali sehari ketika sedang berjerawat.

Pengobatan Jerawat Secara Alami

Pengobatan jerawat kadang-kadang membutuhkan waktu berbulan-bulan, tergantung seberapa parah jerawat yang dialami. Anda bisa mengobati sendiri jerawat ringan yang berupa bintik-bintik, komedo putih, dan komedo hitam dengan menggunakan krim atau gel yang mengandung benzoil peroksida.

Anda bisa melakukan pengobatan jerawat sendiri dirumah, beberapa saran yang berguna bagi anda yang berjerawat, diantaranya :

– Gunakan sabun atau pembersih muka ringan, serta air hangat untuk membersihkan area yang berjerawat. Sebaiknya hindari menggunakan air yang terlalu panas atau dingin karena bisa membuat jerawat semakin parah.

– Jangan terlalu sering mencuci area kulit yang berjerawat karena hal tersbut hanya akan memeperparah iritasi, cukup cuci dua kali dalam sehari.

– Atur rambut sebisa mungkin agar tidak mengenai wajah dan keramas rambut secara rutin agar selalu bersih.

– Jangan mencoba menghilangkan komedo dengan cara menekannya karena justru akan memperparah dan meninggalkan bekas luka.

– Jangan pakai kosmetik atau rias wajah secara berlebihan. Sebaiknya gunakan produk kosmetik berbasis air yang tidak memiliki efek menghalangi pori-pori kulit.

– Bersihkan seluruh rias wajah ebelum tidur.

– Jika anda memiliki kulit kering, pakailah pelembap berbasis air yang tidak mengandung unsur parfum.

Jika Anda sedang mengobati jerawat, sebaiknya jangan mengharapkan hasil singkat karena prosesnya bisa berlangsung hingga tiga bulan. Kesabaran dan ketahanan sangat dibutuhkan selama proses tersebut. Bekas luka atau jaringan parut merupakan komplikasi jerawat yang umum terjadi.

Ada tiga jenis jaringan parut pada kasus jerawat. Pertama adalah jaringan parut yang terbentuk di balik kulit dan menyebabkan permukaan kulit tampak bergulir tidak merata. Bentuk jaringan parut kedua adalah yang berbentuk lonjong atau menyerupai kawah. Dan yang ketiga adalah jaringan parut dengan bentuk berlubang menyerupai bekas tusukan jarum.

Tiap jenis jerawat dapat mengakibatkan jaringan parut, tapi jenis yang paling sering meninggalkan bekas adalah nodul dan kista. Jaringan parut timbul dari jerawat yang pecah akibat dicabut atau ditekan secara sengaja.

Jerawat mungkin adalah suatu kondisi atau penyakit yang biasa di alami dan juga kita tak terlalu menanggapinya dengan serius karena jewarat sudah sering terjadi pada seseorang yang berusia muda. Tapi, jerawat ini mempunyai komplikasi yang berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Untuk itu cobalah untuk melakukan tindakan agar jerawat tidak bertambah banyak, untuk mengurangi terjadinya komplikasi tersebut.

Konsultasi lah dengan dokter mengenai jerawat yang anda alami. Jerawat juga membuat anda menjadi tidak percaya diri, apalagi jerawat tersebut menyerang dibagian wajah anda. Untuk lakukan pengobatan sederhana terlebih dahulu, jika masih bingung cobalah untuk memeriksakan diri kedokter.

Mungkin demikianlah informasi yang bisa di sampaikan semoga apa yang telah di sampaikan bisa bermanfaat bagi anda. Terima Kasih.

 

SHARE TO :