SHARE TO :

Khasiat Minyak Ikan Dalam Menurunkan Resiko Penyakit Secara Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:25 am tanggal November 3, 2016

Khasiat Minyak Ikan Dalam Menurunkan Resiko Penyakit Secara Alami – Minyak ikan banyak mengandung Omega-3 dan kandungan lainya bagi tubuh, oleh karnanya tidak jarang orang yang menyukai mengkonsumsi ikan lainya sebab nutrisi yang akan didapatkan dari mengonsumsi ikan. Minyak ikan memamng bagus untuk kesehatan dan kini sudah banyak dijual di pasaran. Minyak ikan memang bagus untuk kesehatan dan kini telah banyak juga minyak ikan yang siap dikonsumsi tampa perlu mengonsumsi ikannya.

minyak-ikan

Khasiat Minyak Ikan Dalam Menurunkan Resiko Penyakit Secara Alami

Tak sedikit minyak ikan yang digunakan sebagai bahan utama suplemen. Minyak ikan bisa diperoleh dengan mengonsumsi ikan secara langsung ataupun sudah dalam bentuk suplemen. Minyak ikan mengandung Omega-3, asam lemak esensial yang dibutuhkan untuk kesehatan, tapi tidak diproduksi secara alamioleh tubuh. Ada dua jenis asam lemak asam lemak Omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan, disebut docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA). Tuna, salmon, sarden dan makarel merupakan ikan yang kaya dengan kandungan asam lemak Omega-3. Dalam tiap 100 gram dari ikan-ikan ini mengandung kurang lebih 1 gram asam lemak Omega-3.

Manfaat Minyak Ikan Untuk Menurunkan Resiko Penyakit

Para peneliti menemukan bahwa minyak ikan kemungkinan efektif untuk mengatasi beberapa masalah. Diantaranya:

> Mengurangi kadar trigliserida

Minyak ikan terbukti bisa menurunkan kadar trigliserida dalam darah. resiko terserang penyakit jantung akan meningkat seiring dengan tingginya kadar trigliserida dalam tubuh.

> Menangani Penyakit jantung

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi ikan yang kaya minyak ikan bisa membantu menjaga keasehatan jantungnya dengan mengurangi resiko kematian akibat penyakit jantung.

> Meringankan Penyakit Arteri Koroner

Memperlambat atau mengurangi pengerasan arteri atau arteroklerosis pada pembuluh darah koroner (Pembuluh darah yang membawa darah untuk jantung).

> Mencegah penyumbatan Pembuluh Darah

Terutama setelah angioplasti, yaitu prosedur untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat.

> Mencegah Penyakit Mata Age-related macular degeneration(AMD).

Para penelitian menemukan bahwa mengonsumsi ikan minimal sekali sepekan berhubungan dengan penurunan resiko degenerasi makula, yaitu sel-sel khusus di retina mata.

> Mengurangi resiko keguguran

Minyak ikan dipercayai bisa membantu mencegah terjadinya keguguran pada awanita yang mengalami kelainan sistem imun yang disebut sindrom antipholipid.

> Mengurangi keabutuhan akan obat-obatan asma

Sejumlah studi menemukan bahwa minyak ikan bisa menurunkan kebutuhan obat-obatan asma pada sebagian anak, tetapi tidak pada orang dewasa.

> Meningkatkan kinerja indera pasien ADHD

Minyak ikan dikaitkan dengan peningkatan fokus fugsi mental, dan perilaku anak-anak dengan attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD).

Meski kaya dengan beragam manfaat, tetapi konsumsi minyak ikan dalam dosis tinggi justru bisa membahayakan kesehatan dan bisa menimbulkan resiko-resiko seperti dibawah ini :

  • Meningkatkan resiko pendarahan apabila mengonsumsi lebih dari 3gram minyak ikan/hari.
  • Meningkatnya kadar low-density lipopretein (LDL) atau kolesterol jahat.
  • Memicu gangguan kadar gula darah.
  • Pada pasien dengan transplantasi jantung, asam lemak omega-3 bisa mempengaruhi detak jantung.
  • Beberapa ikan seperti makarel dan tuna albacore beresiko mengandung racun merkuri meski belum tentu terkandung juga dalam minyak ikan.
  • Terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan bisa menambah resiko stroke.
  • Minyak ikan dalam dosis tinggi bisa menurunkan kualitas sistem kekebalan tubuh sehingga menyebabkan tubuh mudah terserang infeksi. Keadaa ini lebih beresiko terjadi pada pasien yang menjalin transplantasi organ dan lansia.
  • bisa mengakibatkan nyeri ulu hati,mual,ruam, mimisan, dan tinja cair.

Minyak ikan aman bagi sebagian besar orang, termasuk wanita hamil dan menyuusui, terutama jika dikonsumsi dalam dosis rendah. Akan tetapi mengingat keadaan dan riwayat kesehatan tiap orang berbeda-beda, Oleh karena itu konsultasikan konsumsi minyak ikan terlebih dahulu kepada dokter untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan.

Selain itu, minyak ikan disarankan untuk dikonsumsi dalam bentuk asli dibandingkan dalam bentuk suplemen. Nutrisi dalam bentuk suplemen sebanyak apapun tidak akan sebanding dengan kandungan nutrisi dalam bentuk daging ikan secara langsung yang mengandung asam lemak Omega-3. Apabila anda tidak mengosumsi ikan ataupun makanan laut, anda bisa memperoleh omega-3 dari minyak kanola, biji chia dan minyak kedelai.

SHARE TO :