SHARE TO :

Makanan Sehat Pilihan Untuk Ibu Hamil

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:47 am tanggal January 30, 2017

Makanan Sehat Pilihan Untuk Ibu Hamil – Perkembangan dan kesehatan bayi dalam kandungan bergantung pada nutrisi yang anda konsumsi pada saat sedang mengandung. Cermati pilihan makanan sehat untuk ibu hamil agar ibu dan janinnya tetap sehat.

Saat sedang mengandung, sebenarnya anda tidak perlu makanan terlalu banyak seakan-akan untuk dua orang. Faktanya, anda hanya perlu menambahkan sekitar 300 kalori tambahan, yaitu kira-kira setara dengan sebuah pisang dan semangkok sereal dengan susu rendah lemak.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mencukupi berbagai kebutuhan nutrisi ini dari beragam jenis makanan yang berbeda. Misalnya asam folat berperan menghindarkan cacat bawaan, kalsium dan protein untuk pembentukan jaringan tubuh dan tulang bayi, serta zat besi untuk membantu sel darah merah membawa oksigen pada janin.

Berikut ini adalah beberapa kelompok makanan dan minuman yang disarankan untuk dikonsumsi, beserta dengan manfaatnya :

1. Air
Minum air yang cukup dapat mencegah bayi lahir prematur. hemoroid, konstipasi, pembengkakan berlebihan, dan infeksi kandung kemih. Selama masa kehamilan, Anda disarankan untuk mengkonsumsi kurang lebih 2,5 liter (setara dengan 10 gelas) air dalam sehari. Cairan ini juga bisa didapatkan dari makanan seperti buah dengan kadar air yang tinggi, jus, atau susu. Namun perlu diingat bahwa beberapa minuman seperti minuman ringan dengan kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan hipertensi atau kenaikan berat badan.

2. Sayur dan Buah
Sayur dan buah adalah komponen utama pola makan sehat bagi ibu yang sedang hamil. Disarankan untuk mengonsumsi setidaknya lima porsi sayur-sayuran dan buah-buahan berbeda tiap hari untuk mendapatkan aneka vitamin, mineral, serta serat. Sayuran hijau seperti bayam dan kale mengandung banyak vitamin A,K,C dan asam folat yang penting untuk kesehatan mata.

3. Daging Tanpa Lemak, Ikan dan Telur
Kelompok makanan ini kaya dengan kandungan protein yang penting untuk pertumbuhan janin, terutama pada trimester kedua dan ketiga dalam kandungan.

Telur juga kaya akan kolin yang mendukung perkembangan otak dan tubuh janin, serta membantu mengurangi risiko cacat tabung saraf. Sementara, ikan salmon kaya akan omega 3 yang baik untuk menjaga mood ibu hamil sekaligus perkembangan janin.

Meski demikian, untuk menghindari paparan merkuri, disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 340 gram salmon dalam sepekan. Selain itu, daging tanpa lemak merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Namun hindari daging olahan seperti sosis yang mungkin mengandung bakteri atau parasit.

4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan berperan dalam mencukupi kebutuhan ibu hamil, sehingga mencegah konstipasi dan hemoroid (wasir). Selain itu, kelompok makanan ini kaya akan kalsium, folat, zat besi dan seng.

5. Makanan Sumber Karbohidrat
Gandum utuh kaya akan nutrisi, serat, vitamin E, dan selenium yang baik untuk perkembangan janin. Bahan ini bisa anda dapatkan antara lain dalam oatmeal, roti gandum, pasta, ataupun nasi merah.

6. Susu dan Produk Turunannya
Susu dan produk olahan susu, seperti yogurt, kaya akan kalsium yang membantu pembentukan tulang pada bayi serta menjaga kesehatan tulang ibu.

7. Suplemen
Meski sudah mengkonsumsi berbagai jenis makanan, mungkin anda melewatkan nutrisi tertentu. Suplemen vitamin mungkin dibutuhkan untuk mencukupinya. Salah satu suplemen yang biasa diberikan adalah Tablet Tambah Darah yang mempunyai kandungan setara dengan 60 mg besi elemental dan 400 mcg asam folat. Namun, anda perlu mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter.

Penting untuk mendapatkan berbagai asupan nutrisi yang berbeda agar semua kebutuhan tubuh ibu hamil dan janin tetap tercukupi.

Cermat Mempersiapkan Makanan Ibu Hamil

Mengolah makanan sendiri adalah salah satu cara untuk menjaga kualitas dan kesehatan bahan-bahan yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini adalah panduan bagi para calon ibu untuk menyiapkan sendiri makanan sehat untuk ibu hamil :

  • Cuci semua sayur dan buah yang akan dimasak agar bersih dari sisa-sisa tanah yang dapat mengandung toksoplasma.
  • Untuk menghindari kontaminasi (seperti campylobacter, salmonella, dan E.Colli), pisahkan penyimpanan makanan mentah, terutama daging, dengan makanan siap santap di dalam lemari pendingin.
  • Gunakan talenan berbeda untuk memotong daging mentah dengan alasan serupa di atas.
  • Masak daging sampai benar-benar matang. Perhatikan baik-baik hingga tidak menyisakan warna merah, terutama untuk daging yang masih dilapisi kulit. Begitu juga ketika memasak telur.
  • Cuci bersih tangan anda dan seluruh perlengkapan dapur yang digunakan untuk memotong dan mengolah daging mentah.
  • Ketahui dan hindari beberapa jenis makanan berbahaya untuk ibu hamil seperti makanan mentah dan hati.

Disamping itu, ibu hamil yang sedang mengidap kondisi tertentu, seperti diabetes gestasional, disarankan untuk berkonsultasi dan memathi pantangan dan anjuran dokter tentang makanan yang sesuai untuk dikonsumsi.

Semoga artikel yang kami sampaikan kali ini dapat bermanfaat untuk anda, terutama untuk ibu yang sedang menjalani kehamilan. Terima kasih 🙂

SHARE TO :