SHARE TO :

Mengenal Penyakit Sirosis Dan Cara Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:40 am tanggal March 11, 2017

Mengenal Penyakit Sirosis Dan Cara Pengobatannya – Sirosis adalah kondisi terbentuknya jaringan parut di hati akibat kerusakan hati jangka panjang (kronis). Penyakit ini berkembang secara perlahan dan mengakibatkan jaringan yang sehat digantikan oleh jaringan parut. Jaringan parut akan menghambat aliran darah yang melewati hati sehingga kinerja hati menjadi terganggu atau bahkan terhenti. Penyakit Sirosis tidak muncul tiba-tiba. Penyakit ini melalui waktu yang panjang ketika disadari biasanya sudah begitu parah dan mengancam kematian. Penyakit ini lebih dikenal dengan nama penyakit Sirosis hati dan dapat mengakibatkan hati seseorang mengecil karena mengkerut.

Sirosis hati adalah proses akhir dari perjalanan penyakit hepatitis kronis. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai penyakit gangguan metabolis, seperti ikterus, edema, koagulopati, hipertensi portal, splenomegali, varises gastroesofagus, ensefalopati hepatis, dan asietes. Prognosis penyakit sirosis hati akhirnya meninggal akibat perdarahan varises masif atau ensefalopati hati. Penyakit ini mengubah struktur hati dari jaringan hati normal menjadi bejolan-benjolan keras yang abnormal dan mengubah pembuluh darah. Jaringan parut menghambat aliran darah ke hati dan menambah tekanan darah di perut. hati yang mengalami sirosis kelihatan berbenjol-benjol, penuh parut, berlemak dan berwarna kuning jingga. Kemungkinan lainnya hati menjadi mengecil, berkerut dan keras.

Mengenal Penyakit Sirosis Dan Cara Pengobatannya Secara Medis

sirosis

Kerusakan pada hati yang disebabkan oleh sirosis tidak bisa diperbaiki dan bahkan bisa menyebar lebih luas dan menyebabkan hati tidak bisa berfungsi dengan baik. Kondisi inilah yang sering disebut dengan istilah gagal hati. Sebelum sirosis menyebabkan gagal hati, perkembangannya berlangsung selama bertahun-tahun. Umumnya, penanganan dilakukan hanya untuk memperlambat perkembangan penyakitnya. Hati adalah organ padat paling besar yang berada di dalam tubuh manusia. Hati memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh. Pada dasarnya, hati adalah organ yang sangat tangguh karena dapat terus bekerja meski dalam keadaan rusak. Hati akan berusaha memperbaiki dirinya sendiri hingga organ ini benar-benar rusak dan tidak bisa berfungsi lagi.

Biasanya sirosis ini disebabkan karena anda terlalu sering mengkonsumsi alkohol yang berlebih, serta penyakit hepatitis B dan C. Terkadang, sirosis tidak memiliki penyebab yang jelas. Sirosis yang disebabkan oleh ketergantungan pada minuman keras biasanya mulai berkembang setelah kecanduan miras selama sepuluh tahun atau lebih. Namun, beberapa orang lebih mudah mengalami kerusakan hati. Wanita juga lebih rentan terserang kerusakan organ hati dibandingkan pria. Sirosis juga bisa disebabkan oleh kanker saluran empedu dan kanker pankreas. Kedua kondisi tersebut menyebabkan terhambatnya saluran empedu pada tubuh. Cairan empedu yang dihasilkan oleh hati akan menumpuk dan akhirnya menyebabkan inflamasi dan sirosis. Beberapa obat-obatan juga bisa menjadi penyebab munculnya sirosis, meski hal ini cukup jarang terjadi.

Gejala yang muncul pada penderita penyakit sirosis ini tergantung pada tingkat keparahannya. Pada tahpa awal gejala yang muncul hanya sedikit atau bahkan penderita tidak merasakan gejala apapun. Ketika sirosis bertambah parah, maka gangguan yang muncul akan makin dirasakan dengan jelas. Hati tetap bisa berfungsi meski dalam keadaan rusak, tapi pada akhirnya akan berhenti berfungsi saat kerusakan jaringan sudah menyebar luas. Beberapa gejala yang sering muncul pada penderita sirosis antara lain : kehilangan selera makan, keletihan atau kekurangan energi, pembengkakan pada pergelangan kaki dan perut atau edema, penurunan atau kenaikan berat berat badan secara tiba-tiba, demam dan serangan menggigil, rambut rontok, mual dan muntah, Kulit dan putih mata berwarna kuning atau sakit kuning (jaundice), serta kulit terasa gatal.

Pengobatan Untuk Penyakit Sirosis

Pengobatan yang dilakukan pada sirosis bertujuan memperlambat kerusakan yang sudah terjadi pada jaringan hati dan juga mencegah atau mengobati gejala-gejala yang muncul serta mengatasi komplikasi dari sirosis. Sirosis tidak bisa disembuhkan karena hati telah mencapai tingkat kerusakan yang tidak bisa diperbaiki lagi. Namun, penyebab dasar munculnya penyakit hati dapat diketahui dan ditangani. Penanganan dilakukan agar sirosis yang sudah terjadi tidak bertambah parah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sirosis ini, yaitu

– Menggunakan krim untuk mengatasi rasa gatal yang muncul.
– Mengonsumsi menu makanan rendah sodium dan tablet diuretik untuk menurunkan jumlah cairan di dalam tubuh.
– Menggunakan tablet untuk menurunkan hipertensi di pembuluh darah yang mengirimkan darah ke hati. Selain itu, obat ini bisa digunakan untuk mencegah atau mengobati infeksi yang terjadi.

Atau biasanya dokter akan memberikan obat untuk meredakan geajal yang muncul akibat sirosis seperti obat antivirus akan diberikan jika Anda menderita hepatitis virus dan obat steroid (kortikosteroid) atau imunosupresan akan diberikan jika Anda menderita hepatitis autoimun. Untuk itu anda perlu memperhatikan kesehatan hati anda dengan baik. Beberapa pola hidup sehat harus anda lakukan seperti menghindari minuman keras, rutin berolahraga, menurunan berat badan, adan juga menerapkan pola makan yang sehat. Hati yang sehat berfungsi membuang racun dari dalam tubuh. Ketika hati rusak dan racun tidak bisa terbuang, organ-organ lain yang berhubungan tidak akan bekerja dengan baik dan bisa menyebabkan kematian.

Itulah penjelas mengenai penyakit sirosis hati dan cara pengobatannya melalui cara medis dan memberikan obat, namun, pemberian obat juga harus di perhatikan, karena pada dasarnya obat kimia sangat rentan menimbulkan efek samping yang berbahaya pada kesehatan. Sekian penjelasan untuk artikel ini, semoga bermanfaat.

SHARE TO :