SHARE TO :

Obat Malaria Dengan Bahan Tradisional Yang Alami Dan Efektif

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 12:32 am tanggal October 21, 2016

Obat Malaria Dengan Bahan Tradisional Yang Alami Dan Efektif – Malaria merupakan penyakit mematikan yang disebabkan oleh infeksi pada sel darah merah. Dimulai dengan gigitan nyamuk betina yang disebut anopheles, yang membawa parasit plasmodium, parasit ini berkembang biak di hati. Tanpa pengobatan yang tepat, malaria dapat menyebabkan komplikasi yang berakhir kematian.

Infeksi malaria bisa terjadi cukup dengan satu gigitan nyamuk. Malaria jarang sekali menular secara langsung dari satu orang ke orang lainnya. Kondisi penularan penyakit ini adalah terjadi kontak dengan darah penderita atau janin bisa terinfeksi karena tertular dari darah sang ibu.

Obat Malaria Dengan Bahan Tradisional Yang Alami Dan Efektif  Tanpa Operasi

malaria

Penderita yang terinfeksi oleh malaria menunjukkan gejala awal yang menyerupai penyakit influenza. Penyakit malaria paling banyak terjadi di daerah tropis dan substropis karena parasit plasmodium dapat berkembang baik begitu pula dengan vektor anopheles. Sebenarnya terdapat sekitar 400 jenis nyamuk anopheles. Namun, hanya berkisar 40 jenis nyamuk yang menyebarkan plasmodium. Ada 2 jenis yang paling terkenal, anopheles gambiae dan sundaicus.

Nyamuk pembawa penyakit malaria biasanya menyukai selokan kotor, rawa dan tempat kotor lainnya. Posisi saat hinggap adalah menukik. Nyamuk malaria memiliki beberapa variasi warna, seperti hitam dan bercak putih di kakinya. Aksi menggigit umumnya dilakukan ketika malam hari.

Ada 4 jenis penyakit malaria yang masing-masing disebabkan oleh spesies parasit yang berbeda. Antara lain sebagai berikut :

Malaria Tertiana

Malaria jenis adalah yang paling ringan dengan gejala demam dapat terjadi setiap dua hari sekali setelah gejala pertama terjadi dan di sebabkan oleh plasmodium vivax.

Malaria Kuartana

Malaria Kuartana merupakan jenis malaria yang masa inkubasinya lebih lama daripada malaria tertiana dan tropika, gejala awal biasanya terjadi antara 18 sampai 40 hari setelah infeksi terjadi. Gejala tersebut kemudian akan terulang kembali setiap 3 hari.

Malaria Tropika

Jenis penyakit malaria ini adalah yang terberat, karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi berat seperti cerebral malaria (malaria otak), anemia berat, syok, gagal ginjal akut, perdarahan, sesak nafas, dll. Penderita Malaria jenis ini mengalami demam tidak teratur dengan disertai gejala terserangnya bagian otak, bahkan memasuki fase koma dan kematian yang mendadak.

Malaria Pernisiosa

Malaria Pernisiosa adalah jenis malaria yang jarang ditemukan, disebabkan oleh Plasmodium ovale yang mirip dengan malaria tertiana. Pada masa inkubasi malaria, protozoa tumbuh didalam sel hati; beberapa hari sebelum gejala pertama terjadi, organisme tersebut menyerang dan menghancurkan sel darah merah sejalan dengan perkembangan mereka, sehingga menyebabkan demam. Dan biasanya malaria jenis ini berada di afrika dan pasifik barat.

Gejala malaria akan muncul antara satu sampai dua minggu setelah tubuh terinfeksi. Gejala-gejala yang biasanya muncul adalah :

Demam
– Berkeringat
– Menggigil atau kedinginan
– Muntah-muntah
– Sakit kepala
– Diare, dan
Nyeri otot.
– Berkeringat secara berlebihan seiring menurunnya suhu tubuh.
– Mengalami ketidaknyamanan dan kegelisahan (malaise).

Penyakit malaria ini disebarkan oleh nyamuk sehingga kita harus menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar sehingga tidak ada nymauk yang berkembang biak. Adapun cara-cara pencegahannya adalah sebagai berikut:

– Menggunakan kelambu saat tidur
– Menghindari gigitan nyamuk dengan memakai baju tertutup / baju panjang.
– Menggunakan krim anti nyamuk.
– Jika akan bepergian ke tempat di mana banyak nyamuk malaria mengancam, konsultasikan dulu dengan dokter.
– Jangan keluar rumah setelah senja.
– Menyemprotkan obat nyamuk di kamar tidur dan isi rumah.

Pengobatan Penyakit Malaria Secara Alami

Pengobatan malaria menggunakan bahan-bahan alami ini dikenal lebih efektif dan juga lebih aman karena tidak memiliki efek samping seperti yang ditimbulkan oleh obat-obatan.

Berikut beberapa cara mengobati malaria dengan bahan alami :

  • Daun pepaya

Daun pepaya juga terkenal sangat ampuh untuk mengobati berbagai macam penyakit. Daun pepaya ini ternyata mengandung banyak sekali kandungan yang sangat ampuh untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium pada nyamuk anopheles tersebut. Caranya sangat mudah yaitu hanya dengan menyiapkan 2 lembar daun pepaya yang telah dicuci hingga bersih lalu direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan biarkan terus direbus hingga air hanya tersisa 1 gelas saja lalu minum. Daun pepaya ini sangan manjur mengobati penyakit malaria. Lalukanlah pengobatan dengan daun pepaya secara teratur.

  • Tanaman mimba

Dalam pengobatan menggunakan daun mimba ini memiliki 2 cara yaitu pengobatan dalam dan pengobatan luar.

>> Untuk pengobatan dalam, caranya menyiapkan batang mimba sebesar ukuran jari tangan kemudian cuci bersih dan rebus dengan air sebanyak 500 cc lalu biarkan mendidih hingga tersisa 250 cc saja. Kemudian anda saring airnya lalu minum sehari 2x.

>> Untuk pengobatan luar yaitu dengan menggunakan beberapa helai  daun mimba cuci bersih lalu anda bisa rebus daun mimba tersebut hingga mendidih. Setelah mendidih campurkan air rebusan kedalam bak mandi, dan setelah itu bak mandi yang sudah dicampurkan bisa digunakan mandi 2x sehari dan itu akan menjauhkan anda dari penyakit malaria.

  • Tanaman sidagura

Tanaman sidaguri memang sangat terkenal sebagai obat asam urat namun selain itu ternyata sidaguri bisa digunakan untuk obat malaria. Caranya yaitu dengan menyiapkan daun dan bunga sidaguri lalu rebus bersama dengan air sebanyak 250 cc dan biarkan mendidih hingga tersisa setengahnya. Kemudian anda saring dan biarkan dingin dan setelah itu bisa langsung anda minum. Dan setelah anda mengomsumsi obat alami ini selama 3 hari anda sebaiknya melakukan tes darah untuk mengetahui efeksitas obat pada tubuh anda.

  • Brotowali

Tanaman brotowali sudah tidak asing lagi dan banyak orang yang mengetahui manfaat dari tanaman brotowali ini. Brotowali dikenal ketika kita sejak kecil yang punya orang tua menggunakan brotowali untuk nyekoki dalam bahasa jawa agar anak mau makan. Tanaman ini banyak yang mempercayai sebagai obat karena dapat menyembuhkan macam-macam penyakit diataranya penyakit malaria.

  • Temulawak

Pengobatan malaria menggunakan temulawak dapat dilakukan dengan cara dibersihkan dan dipotong kecil-kecil, lalu direbus sampai matang dan minumlah air rebusan temulawak tersebut secara rutin agar penyakit malaria tersebut dapat segera pergi dan badan kembali sehat. Semua orang dapat melakukan cara mengobati malaria menggunakan temulawak ini tanpa ada efek samping dalam penggunaannya.

Untuk mencegah penyakit ini memang belum ada vaksin untuk efektif yang dapat melawan malaria. Jadi, untuk pencegahannya yaitu dengan menjauhkan diri dari gigitan nyamuk Anopheles dengan cara menggunakan obat nyamuk atau jaringan nyamuk.

Jagalah kebersihan lingkungan anda jangan biarkan nyamuk berkembiak disekitar rumah anda, selalu bersihkan sesuatu yang bisa menjadi tempat tinggal nyamuk. Dan atur pola makan anda dengan mengonsumsi makan yang bergizi dan bernutrisi, olahraga secara teratur untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh di dalam dan juga mencegah serangan penyakit malaria.

Demikian informasi mengenai Pengobatan malaria dengan bahan tradisional. Gigitan nyamuk bukan saja mengakibatkan penyakit malaria, penyakit lainnya seperti demam berdarah serta kaki gajah juga disebabkan oleh gigitan nyamuk. Informasi diatas bisa menjadi solusi dan menambah pengetahuan anda tentang bahaya gigitan nyamuk yang bisa berakibat fatal dalam hidup anda.

SHARE TO :