SHARE TO :

Pengertian Dehidrasi Gejala, Penyebab Dan Penanganannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 7:22 am tanggal September 22, 2016

Pengertian Dehidrasi Gejala, Penyebab Dan Penanganannya – Dehidrasi adalah suatu kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan sehingga tubuh tidak punya cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya. Salah satu penyebab terjadinya dehidrasi sampai saat ini adalah diare. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di antara masyarakat indonesia.

Perlu diketahui sebagian besar tubuh kita terdiri dari air, akibat dari kehilangan dan gangguan cairan elektrolit tubuh bisa menganggu kinerja berbagai sistem-sistem tubuh. Bahkan pada tingkat dehidrasi berat bisa berakibat penurunan kesadaran, koma, dan bahkan kematian.

Dehidrasi terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan penurunan berat badan, yaitu :

– Dehidrasi ringan (jika penurunan cairan tubuh 5 persen dari berat badan).
– Dehidrasi sedang (jika penurunan cairan tubuh antara 5-10 persen dari berat badan).
– Dehidrasi berat (jika penurunan cairan tubuh lebih dari 10 persen dari berat badan).

dehidrasi

Seseorang dapat mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang dengan lebih banyak minum cairan, tapi dehidrasi berat membutuhkan perawatan medis segera. Mencegah dehidrasi dengan cara memantau kehilangan cairan anda saat cuaca panas, sakit atau berolahraga, dan minum cairan yang cukup disesuaikan dengan kebutuhan adalah pendekatan paling aman.

Selain menganggu keseimbangan tubuh, pada tingkat yang sudah sangat berat, dehidrasi bisa pula berujung pada penurunan kesadaran, koma, bahkan bisa saja meninggal dunia. Dan jangan coba-coba menurunkan berat badan dengan cara dehidrasi karena anda akan menanggung resiko gangguna ginajl anda.

Sangat penting mengetahui tanda-tanda dehidrasi agar anda menjadi waspada sehingga dapat segera diatasi sebelum jatuh pada dehidrasi berat yang membahayakan.

Tanda-tanda dehidrasi derajat ringan hingga sedang :
– Mulut Kering
– Kantuk atau kelelahan – anak cenderung kurang aktif dari biasanya
– Rasa Haus
– Penurunan output urin – popok tetap kering selama tiga jam untuk bayi dan delapan jam atau lebih tanpa buang air kecil pada anak-anak dan remaja
– Sedikit atau tidak ada air mata saat menangis
– Kulit kering
– Sakit kepala
– Sembelit
– Pusing.

Tanda-tanda Dehidrasi berat:
– Rasa haus yang Ekstrim
– Detak jantung cepat
– Nafas cepat Tidak ada air mata saat menangis
– Demam
– Dalam kasus yang paling serius, delirium atau tidak sadarkan diri.
– Sedikit Keringat walaupun udara panas
– Kulit keriput dan kering, kurang elastis (turgor turun) sehingga bila dicubit tidak cepat kembali (tetap mengkerut).

Kandungan air di dalam tubuh manusia yang sehat adalah sebanyak lebih dari 60%. Upayakan untuk selalu menjaga kandungan air pada kadar yang ideal di dalam tubuh anda karena fungsinya yang sangat penting, diantarnya sebagai berikut :

– Pembentukan sel tubuh.
– Memperlancar sistem pencernaan.
– Mengeluarkan kotoran dan racun dari dalam tubuh.
– Memperlancar buang air besar.
– Pelumas dan bantalan untuk persendian dan mata.
– Media transportasi nutrisi untuk tubuh.

Semua orang bisa mengalami dehidrasi jika kehilangan terlalu banyak cairan di dalam tubuhnya, tapi ada beberapa penderita yang memiliki risiko yang lebih besar, diantaranya penderita pada :

– Bayi dan anak-anak.
– Orang-orang lanjut usia
– Orang dengan penyakit kronis (penyakit jangka panjang) seperti diabetes dan gagal ginjal
– Atlet
– Orang-orang yang tinggal di dataran tinggi
– Orang-orang yang berolahraga di tempat yang panas dan lembap.

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kurang mengonsumsi cukup cairan atau kehilangan terlalu banyak cairan. Selain diare, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh muntah-muntah, berkeringat berlebihan saat demam, dan berolahraga pada saat cuaca panas.

Tindakan Untuk Mengobati Dehidrasi Secara Mudah Dan Alami

Pengobatan dehidrasi pada bayi dan anak kecil tidak bisa hanya diberikan air putih untuk menggantikan cairan yang hilang karena air bisa melarutkan mineral yang sudah rendah di dalam tubuh mereka, sehingga bisa membuat kondisi dehidrasi memburuk. Jika merasa mengalami dehidrasi, minumlah banyak cairan. Anda bisa minum susu rendah lemak, jus buah, air kelapa, atau sup.

– Untuk dehidrasi yang terjadi akibat olahraga, minuman berenergi yang mengandung elektrolit dan karbohidrat atau gula adalah pilihan terbaik. Hindari segala jenis minuman bersoda.

– Untuk yang mengalami dehidrasi berat harus segera ditangani oleh petugas medis di rumah sakit dan kemungkinan akan diperlukan rawat inap. Infus merupakan cara yang cepat dan efektif dalam mengembalikan kadar cairan dan mineral tubuh ke tingkat yang normal.

Dehidrasi bisa dikaitkan kepada kondisi iklim, aktivitas fisik atau olahraga, dan makanan anda. Biasakan untuk minum air putih untuk wanita dewasa, disarankan untuk minum sekitar delapan gelas berukuran 200 ml per hari atau total 1,6 liter. Sedangkan, pria disarankan untuk minum sekitar 10 gelas berukuran 200 ml atau total 2 liter tiap hari.

Jangan abaikan jika anda mengalami dehidrasi biasakan untuk tetep minum jika tenggorokan dan mulut mulai kering, setidaknya kita sudah mencegah terjadinya dehidrasi terjadi. apalagi jika kita berkerja dengan cuaca yang begitu panas, air adalah salah atu obat untuk tubuh kita yang kekurangan cairan. Semoga informasi ini bisa mengingatkan anda agar tetap hidup sehat. Terima kasih.

SHARE TO :