SHARE TO :

Pengertian Gejala Alergi Telur Dan Cara Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 12:48 am tanggal September 29, 2016

Pengertian Alergi Telur Dan Cara Pengobatannya  – Alergi telur yaitu dampak jenis reaksi tidak biasa dari sistem kekebalan tubuh dengan makanan yang tertentu, hal ini ailah telur.  Suatu reaksi alergi  dihasilkan bisa beragam, dimulai dari yang ringan bisa mematikan (anafilaksis). Alergi telur bisa muncul semenjak anak masih bayi pada awalnya menghilang dan mencapai usia remaja. Alergi telur ialah contoh alergi bisa ditemui pada anak-anak, sesudah alergi susu sapi. Gejala ini bisa timbul disaat beberapa jam sesudah memakan telur atau makanan juga mengandung telur.  Alergi terhadap putih telur paling banyak ditemui jika dibandingkan terhadap kining telur.

Jika bayi masih menyusui umunya mempuyai alergi telur berasal dari ASI dari ibu yang memakan telur. Dikarnakan suatu pencernaan tubuh belum terbentuk sempurna pada usua anak-anak bisa akibatkan reaksi alergi sangat terjadi. Risiko alergi lebih besar yang dirasakan mempunyai kedua orang tua yang memiliki riwayata alergi. Contohnya gatal dan eksim, hay fever dan rhintis juga mempunyai orang tua yang alergi dengan telur, atau merasakan asma. Gejala risiko lainnya yaitu akibat dermatitis atopik, sering muncul lipatan kulit.

pengertian-alergi-telur-dan-cara-pengobatannyaGejala Alergi Telur

Gejala alergi telur bisa dikenal yaitu gatal-gatal, peradangan dan ruam pada kulit, hidung tersumbat pilek, bersin, perut kram, mual serta muntah gejala masalah percernaan lainnya. Putih telur bisa berpengaruh suatu gejala sakit dibagian perut dan diare. Alergi sangat sama penyakit asma, contoh (kesulitan untuk bernafas dan bisa menimbulkan suara yang hampir sama), batuk, sakit dada, sesak napas dapat akibat keadaan ini.

Reaksi ringan bisa muncul di sebuah serangan bisa lebih parah serangan alergi berikutnya. Reaksi alergi yang serius yaitu anafikasis dapat untuk berkunjung pada kematian tidak segera ditangani. Waspadai gejala-gejala anafilaksis ini,

  • Sakit dan kram di bagian area perut.
  • Denyut nadi yang cepat.
  • Sehingga penyempitan saluran udara akibat benjolan di tenggorokan juga bisa membesar sulit untuk bernafas.
  • Merasakan shock sehingga suatu tekanan darah bisa menurun dan akibat dari pusing dan kehilangan kesadaran.

Alangkah baiknya untuk segera menemui dokter apabila alergi terjadi diagnosis mencegah komplikasi. Biasanya para dokter memberika resep obat dan suntikan epinephrine pada pasien yang mempunyai risiko alami anafilaksis segera disuntikan begitu alergi menyerang.

Diagnosis Alergi Telur

Bisa mempermudahkan diagnosis dari keadaan, dan beberapa untuk persiapan bisa dilakukan dan segera untuk memeriksa diri kedokter, yaitu:

  •  Menulis gejala yang sudah dialami, baik berhungan keadaan secara langsung tidak langsung.
  •  Sebaiknya tidak meminum obat yang mengadung antihistamin pemeriksaan sehingga kemungkinan bawha dokter bisa melakukan tes alergi.
  • Suatu sikap daftar obat-obatan dan vitamin sudah diminum dan pertanyaan ingin disampaikan.

Melalui faktor masalah-masalah yang disampaikan, dokter akan memastikan apakah anak benar mengindap alergi dan bukan ketidaktoleranan pada makanan tidak berhungungan dengan suatu sistem kekebalam tubuh.

Pemerikasaan gejala, dokter juga akan memeriksa rekam medis pasien dan melakukan tes penunjang. Beberapa dalam hal ini yaitu:

  • Tes darah dan mengukur respon suatu sistem bagi kekebalan tubuh melalui jumlah antibodi sehingga terdapat di dalam aliran darah.
  • Sejumlah protein terkandung dalam telur ke kulit pasien. sebuah benjolan gatal dan muncul di permukaan kulit dijadikan area tes jika pasien       telah terbukti mempunyai alergi telur.
  • Memberikan sejumlah telur pada pasien untuk dimakan dan terlihat dari raksi alergi yang menonjol. Jumlah telur bisa memperbanyak dengan bertahap dan mengamati reaksi alergi yang bermunculan.
  • Pasien untuk mempunyai buku harian diet makanan yang lengkap secara bertahap menghilangkan telur dan makanan dan sambil mengamati gejala yang bisa muncul. Bagi yang mengalami alergi bisa disarankan untuk menjalani diet tanpa pengawasan ahli diet.

Tes alergi merupakan boleh dilakukan oleh dokter dan ahli alergi. Tidak untuk melakukan tes alergi di rumah terutama jika aklibat pernah mersakan suatu reaksi alergi yang sangat parah sebelumnya.

Tips Cara Pengobatan Alergi Telur

Obat yang sering diberikan dan bisa mengurangi suatu gejala alergi telur bisa bertambah ringan yaitu anyihistamin. Obat ini semua berikan setelah pasien telah konsumsi dan terpapar telur, sehingga bukan akibat  munculnya gejala reaksi alergi dan digunakan dengan terhadap suatu reaksi alergi yang sangat parah.  Suntikan epinephrine bisa menangi suatu alergi lebih serius dan parah ialah anafilaksis. Selain epineprine suatu pasien harus segera dibawa ke rumah sakit dan memestikan suatu gejala alergiiii yang benar-benar hilang.

Yang merasakan alergi telur pada umunya dapat menoleir beberapa makanan mengandung telur matang, contohnya kue mengandung telur. Ada juga yang merasakan yang mempunyai gejala alergi dan bisa untuk menghindari telur dan produk-produk mengandung telur.  Kebanyakan anak-anak yang merasakan alergi telur dan berhasil dengan melalui tahapan gejla alergi bertambahnya usia.  Diskursikan dengan dokter tentang frekuensi tes alergi bisa dilakukan untuk mengecek perkembangan dan alergi telur yang dirasakan.

Suatu Komplikasi Alergi Telur

Alergi telur tidak bisa untuk diobati bisa timbul komplikasi dan berkembangnya suatu reaksi alergi dan ringan menjadi lebih sangat serius, merasakan anafilaksis, dan bertambah alergi. Jenis reaksi gejala alergi dan suatu keadaan mungkin dialami:

  •  Kulit menjadi rentan dan terhadap suatu rekasi alergi, contoh pada suatu  keadaan dermatitis atopik.
  • Gejala alergi pada makanan lain, contohnya kacang, kedelai, dan juga susu.
  • Alergi pada bulu hewan yang mempelihara, serbuk sari rumput , dan debu.
  • Penyakit asma, akhirnya bisa menimbulkan berkembangnya suatu gejala alergi sangat parah.

Pencegahan Masalah Alergi telur

Alergi ini dapat dimulai dengan mengenali memperhatikan makan-makan yang mempunyai kandungan telur. Kandungan telur pada sesuatu makanan dan istilah ditemui, yaitu :

  • Puding dan karamel.
  • Daging olahan, daging cancing, dan bakso.
  • Makanan yang dilapisi tepung roti.
  • Makanan yang dipanggang.
  • Lapisan atas pada kue, contohnya kue ulang tahun.
  • Berbagai jenis pesta, contoh spageti,fusili dan juga makroni.
  • Saus untuk salad (yang tercamapur dengan berbagai jenis sayuran dan buah yang mentah dan matang) .
  • Krim kocok dan busa yang ada di atas minuman yang beralkohol dan kopi.
  • Kue pretzel.
  • Marsmalow.
  • Mayones.

Yaitu istilah makanan yang olahan dimulai dari kata “ovo” dan “ovo” produksi bersama campuran telur contohnya ovoglobulin atau avalbumin. Putih telur mempunyai empat protein, dengan bernama ovomucoid, ovalbumin, ovotransferrin, dan lysozyme. Kuning telur juga mempunyai beberapa antigen bisa memicu reaksi suatu serangan dari kekebalan tubuh, contoh livetin, phosvitin, dan apovitilin. Dengan itu suatu istilah-istilah umum bisa diketahui contoh lecithin, globulin, albumin, dan vitelin.

Sudah menghapal makanan yang bida mempunyai telur di dalamnya, memilih dan membelian makanan lainnya juga memerlukan mulai dari dibiasakan. Dan juga bisa mengawalinya dengan untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  • Dengan untuk lebih sangat berhati-hati disaat makan di luar rumah. Dipastikan dengan pramusaji dan koki bisa mengetahui kandungan bahan makanan pda masakan yang hendak anda pesan.
  • Untuk baca pada keterangan pada kemasan makanan dengan teliti. Beberapa untuk mempunyai suatu gejala alergi yaiatu dengan seperti telur bisa bereaksi bisa dapatkan kandungan telur pada makanan.
  • Untuk menghindari memakan-makanan telur dan menyusui yang mempunyai anak yang akibat alergi telur. Suatu hal makanan dan minuman anda makan dan komsusilah protein dari telur dan masuk dengan melalui ASI yang diminum oleh anak.
  • BIsa mengganti dari bahan pengganti umum digunakan untuk mengolah suatu makanan yang aman.
  • Informasikan kepada kerabat dan pengasuh anak mengenai alergi dan apa yang harus dilakukan ketika reaksi alergi muncul.

Beberapa jenis suntikan vaksin juga memiliki kandungan protein dari telur terdapat berisiko menimbulkan reaksi alergi pada penderita alergi, seperti vaksin untuk flu/influenza, campak, gondong, dan rubella, serta demam kuning. Beberapa jenis vaksin ini memiliki sedikit kandungan protein telur sehingga jika memang diperlukan harus diberikan di bawah pengawasan medis dan setelah melalui tes alergi. Walau vaksin lain aman bagi penderita alergi telur, sebaiknya Anda tetap mendiskusikan bersama dokter jenis-jenis vaksin yang aman maupun berbahaya untuk digunakan. Dokter mungkin melakukan tes alergi terlebih dulu sebelum memberikan vaksin untuk mencegah terjadinya reaksi alergi.

SHARE TO :