SHARE TO :

Pengertian ISPA Gejala, Penyebab, Dan Cara Mengobatinya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 7:10 am tanggal September 24, 2016

Pengertian ISPA Gejala, Penyebab, Dan Cara Mengobatinya – ISPA adalah terjadinya infeksi yang parah pada bagian sinus, tenggorokan, saluran udara, atau paru-paru. Virus dan bakteri adalah salah satu penyebab terjadinya kondisi ini. Kondisi ini menyebabkan fungsi pernapasan menjadi terganggu. Jika tidak segera ditangani, ISPA dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan tubuh. Dan tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen karena infeksi yang terjadi dan kondisi bisa berakibat fatal, bahkan mungkin mematikan.

ISPA adalah singkatan dari saluran pernapasan akut. Penyakit ini menyerang beberapa bagian organ saluran pernapasan yaitu hidung,sinus,faring atau laring. ISPA harus dianggap kondisi darurat, jika mencuragai serangan ISPA, segera cari bantuan medis. Kondisi ini berpotensi menyebar dari orang ke orang lain. Orang yang mempunyai kelainan sistem kekebalan tubuh dan orang yang lanjut usia akan lebih mudah terserang penyakit ini. Terutama pada anak-anak, diaman sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk sepenuhnya.

ispa

Seseorang bisa terserang penyakit ini ketika orang tersebut menghirup udara yang mengandung virus dan juga bakteri. Virus dan bakteri ini dikeluarkan oleh penderita ISPA melalui bersin atau ketika batuk. ISPA juga bisa menular melalui benda yang disentuh karena cairan mengandung virus dan bakteri yang menempel pada permukaan benda tersebut. Ini disebut penularan secara tidak langsung. Untuk menghindari penyebaran virus yang bisa mengakibatkan ISPA sebaiknya anda mencuci tangan secara teatur terutama setelah anda melakukan aktivitas ditempat umum.

Berikut ini adalah beberapa gejala yang muncul akibat ISPA, diantarnya :

– Hidung tersumbat atau berair.
– Para-paru terasa terhambat.
– Batuk-batuk dan tenggorokan terasa sakit.
– Kerap merasa kelelahan.
– Tubuh merasa sakit.

Jika penyakit ini bertambah parah, ada beberapa gejala lain yang bisa muncul, yaitu :

– Kesulitan bernapas.
– Demam tinggi dan menggigil.
– Tingkat oksigen dalam darah rendah.
– Kesadaran yang menurun dan bahkan pingsan.

Ada bebrapa fakto yang bisa mengakibatkan terjadi ISPA, secara umum terdapat 3 faktor resiko ISPA ini bisa terjadi yaitu faktor lingkungan, faktor individu anak, serta faktor perilaku.

1. Faktor lingkungan

Polusi udara bisa menjadi salah satu menyebabnya, seperti asapa rokok dan asap hasil pembakaran untuk memasak dengan konsentrasi tinggi dapat merusak mekanisme petahanan paru-paru sehingga akan memudahkan timbulnya ISPA. Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara ISPA dan polusi udara, diantaranya ada peningkatan resiko bronchitis, pneumonia pada anak-anak yang tinggal di daerah lebih terpolusi, dimana efek ini terjadi pada kelompok umur 9 bulan dan 6-10 tahun.

2. Faktor individu

Faktor ini meliputi beberapa bagian, yaitu :
– Umur anak

Sejumlah studi yang besar menunjukkan bahwa insiden penyakit pernapasan oleh virus melonjak pada bayi dan usia dini anak dan tetap menurun terhadap usia. Dan insiden penyakit ini terjadi pada umur 6-12 tahun.

– Berat badan lahir

Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) mempunyai resiko kematian yang lebih besar dibandingkan dengan berat badan lahir normal, terutama pada bulan-bulan pertama kelahiran karena pembentukan zat anti kekebalan kurang sempurna sehingga lebih mudah terkena penyakit infeksi, terutama pneumonia dan sakit saluran pernafasan lainnya.

– Status gizi

Keadaan gizi yang buruk bisa memunculkan resiko penting untuk terjadinya ISPA. Pada keadaan gizi kurang, balita lebih mudah terserang “ISPA berat” bahkan serangannya lebih lama. Beberapa penelitian telah membuktikan tentang adanya hubungan antara gizi buruk dan infeksi paru, sehingga anak-anak yang bergizi buruk sering mendapat pneumonia.

– Status imunisasi

Untuk mengurangi faktor yang meningkatkan mortalitas ISPA, diupayakan imunisasi lengkap. Bayi dan balita yang mempunyai status imunisasi lengkap bila menderita ISPA dapat diharapkan perkembangan penyakitnya tidak akan menjadi lebih berat.

3. Faktor perilaku

Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang berkumpul dan tinggal dalam suatu rumah tangga, satu dengan lainnya saling tergantung dan berinteraksi. Bila salah satu atau beberapa anggota keluarga mempunyai masalah kesehatan, maka akan berpengaruh terhadap anggota keluarga lainnya.

Penyakit ini cukup luas. Hal ini sangat berbahaya bagi semua orang baik orang dewasa maupun anak-anak serta orang-orang yang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh rendah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) membunuh diperkirakan 2,6 juta anak-anak setiap tahunnya di seluruh dunia. (WHO)

Sistem kekebalan tuubh seeorang sangat berpengaruh dalam melawan infeksi virus maupun bakteri terhadap tubuh manusia. Risiko seseorang mengalami infeksi akan meningkat ketika kekebalan tubuh lemah. Hal ini cenderung terjadi pada anak-anak dan orang yang lebih tua dan siapa saja yang memiliki penyakit atau kelainan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

ISPA lebih mudah menyerang orang yang menderita penyakit jantung atau memiliki gangguan dengan paru-parunya. Orang suka merokok berisiko tinggi terkena infeksi saluran pernapasan akut dan cenderung lebih sulit untuk pulih dari kondisi ini.

Pencegahan adalah cara terbaik utnuk mengatasi ISPA, ada beberapa pola hidup higienis yang bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Diantarnya sebagai berikut :

– Mencuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
– Hindari menyentuh bagian wajah, terutama mulut, hidung, dan mata, agar Anda terlindung dari penyebaran virus dan bakteri.
– Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin terutama vitamin C. Vitamin sangat membantu dalam meningkatkan dan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.
– Hindari merokok.
– Ketika Anda bersin, pastikan menutupnya dengan tisu atau tangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang bisa menular kepada orang lain.

Cara Mengobati ISPA Secara Alami

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan orang tua : Untungnya, ISPA yang disebabkan virus sebagian besar akan sembuh dengan sendirinya, yakni dilawan oleh daya tahan tubuh. Jika anak demam, anda bisa menyeka tubuhnya dengan air hangat, atau memandikannya dengan air hangat, untuk membuatnya lebih nyaman. Bila demam cukup tinggi, anda bisa memberinya antipiretik atau pereda demam yang aman, seperti parasetamol.

Pencegahan ISPA dapat dilakukan dengan :

– Menjaga keadaan gizi agar tetap baik.
– Imunisasi.
– Menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan.
– Mencegah kontak dengan penderita ISPA.

Beberapa cara yang dilakukan dalam tindakan medis adalah dengan memberikan antibiotik jenis parental, kotrimoksasol peroral, ampisilin, amoksisilin atau penisilin prokain. Pemberian obat harus ada resep dari dokter.

Selain itu, langkah tradisional dan alami mengbati ISPA dapat dilakukan beberapa hal berikut ini :

– Pada anak : Sediakan 1/2 sendok teh perasan jeruk nipis dan madu murni. Minum dalam 1 hari 3 kali hingga sembuh.
– Pada usia dewasa menambahkan dosis menjadi 1 sendok makan
– Menurunkan panas dapat menggunakan parasesetamol anak setiap 6 jam sekali dalam waktu 2 hari
– Memberikan kompres
– Perbanyak minum air putih dan mengkonsumsi makanan sehat seperti dari sayur-sayuran dan buah-buahan terutama jeruk.

Sebenarnya ISPA bisa dapat sembuh sendirinya dalam waktu beberapa hari saja dengan adanya sistem kekebalan tubuh. Namun, pada kondisi sistem imun yang lemah terutama pada anak-anak, untuk pulih membutuhkan waktu hingga berangsur lama.

Tanaman Obat Penyakit ISPA alami

– Kencur. khasiat dari kencur ini adalah sebagai obat penyakit ISPA alami yang ampuh untuk meredakan batuk, peluruh dahak, penyegar, penghangat dan penambah nafsu makan.

– Jahe. Khasiat dari jahe adalah bisa meredakan sakit, sebagai peluruh dahak dan angin, anti radang, pereda batuk, dan melancarkan sirkulasi darah.

– Pegagan. Berkhasiat untuk mengobati penyakit ISPA, pegagan juga dapat berkhasiat untuk menurunkan panas, membersihkan racun dan sebagai antiinfeksi.

– Peppermint. khasiat daun peppermint lebih dominan untuk mengatasi masalah saluran pencernaan dan saluran pernafasan.
– Elecampane. sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit paru-paru terutama penyakit bronkitis. Dengan senyawa polisakarida unulin, polimer dari fruktosa, dan akarnya yang mengandung helenin membuat elecampane dipercaya dapat mengobati penyakit yang berhubungan dengan pernafasan.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian ISPA dan cara pengobatannya. ISPA adalah salah satu penyakit yang berbahaya khususnya untuk pernapasan kita. Hindarilah bisa menganggu pernapasan kita seperti asap rokok, polusi dari udara lainnya setidaknya kita bisa menggunakan masker untuk menjadi hidung kita menghirup udara kotor dan mencegah masuknya penyakit ke dalam paru-paru. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

SHARE TO :