SHARE TO :

Pengertian Mimpi Buruk Dan Cara Mengatasinya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 12:49 am tanggal October 4, 2016

Mimpi buruk adalah salah satu yang bisa berpengaruh seseorang dengan diliputi oleh perasaan cemas, tertekan, takut, dan bahkan teror saat dia tertidur.  Dengan kedaan ini biasanya teragedi dimalam hari yang penah sudah merasakan berbagai besar yaitu anak-anak yang berusianya dengan 3-6 tahun.  Awal mimpi buruk yang sudah di rasakan bagi anak-anak yaitu di pengaruh dari hal-hal yang bisa membuat khawatir dan ketakutan bila di ceritakan teragedi dalam mimpi buruknya kepada orang tua dengan apa yang mereka ingat meskipun sebagian besar sudah merasakan dari anak-anak, dan juga mimpi buruk bisa di rasakan oleh orang dewasa, dengan hanya akibatnya tidak sesederhana pada anak-anak.  Mimpi buruk yang sudah di alami bagi orang-orang dewasa di pengaruh oleh beberapa :

Mimpi buruk terkadangnya terjadi di setiap hari.  Terjadinya mimpi buruk bisa dari penurunan kualitas tidur dan tidak berbahaya secara fisik.  Dengan begitu mimpi buruk bisa terjadi sesuatu yang terganggu dan apabila seseorang sudah pernah merasakan hampir setiap harinya.  dan kurang dari jam tidur dengan kualitasnya bisa turun, lambat laun dan bisa berpengaruh kepada kesehatan seseorang.  Dikarnakan dengan cepat untuk menemui dokter jika tersebut sudah terjadi pada anda. Untuk mengetahui adakah mimpi buruk anda sudah merasakan dengan permasalahan gejala penyakit tidur, dan biasanya dokter menyarankan sebuah metode diagnosis dengan  disebut polisomnografi dan perekaman aktivitas tidur.

Dengan mengngecek ini diharuskan anda bermalam.  Akan memantou tidur anda dengan melalui kamera, dokter juga bisa melakukan pengujian dengan cara untuk memasang sensor pada di bagian kepala dan di bagian tubuh anda. Dengan memasang sensor berguna agar dokter bisa memahami.

Pengertian Mimpi Buruk Dan Cara Mengatasinya

 

Pengertian Mimpi Buruk Dan Cara Mengatasinya

  • Ritme atau detak jantung
  • Tingkat oksigen dalam darah
  • Deru napas
  • Gelombang otak
  • Gerakan mata dan kaki

Data yang didapat dari pemeriksaan ini akan membantu dokter menentukan apakah Anda mengalami gangguan tidur dan jenisnya.

Penanganan mimpi buruk pada anak-anak

Jika anak Anda mengalami mimpi buruk, cobalah untuk menenangkannya dan membuat dia senyaman mungkin. Pandu anak Anda untuk melakukan terapi sederhana, yaitu dengan menarik napas dalam-dalam, agar dia tenang.

Setelah situasi terkendali, mintalah anak Anda menceritakan kembali apa yang dilihat dalam mimpi buruknya itu dan berikan pengertian bahwa itu tidak nyata dan tidak akan bisa menyakiti dia. Bila perlu, hibur anak Anda dengan menceritakan ulang mimpi buruk tersebut dan berikan ending (akhir) cerita yang membahagiakan (kreasi ulang). Dengan begitu si Anak akan percaya bahwa makhluk-makhluk dalam mimpinya tersebut bukan makhluk jahat. Alternatif lainnya adalah dengan meminta anak Anda menggambar makhluk yang ada di dalam mimpi buruknya tersebut pada secarik kertas kemudian “ajak bicara” agar tidak mengganggunya lagi.

Agar anak Anda bisa tidur kembali dengan tenang dan nyaman setelah langkah-langkah peredaan Anda lakukan, Anda bisa meninggalkan kamarnya dalam keadaan terang dan pintu terbuka. Apabila Anak Anda masih merasa takut, Anda bisa menemaninya tidur.

Penanganan mimpi buruk pada orang dewasa

Pengobatan gejala mimpi buruk pada orang dewasa memerlukan jika keadaan tersebut sudah mengganggu kesehatan serta kegiatan Anda sehari-hari. Apabila mencegah permasalahan mimpi buruk diakibatkan oleh masalah psikologi, seperti gangguan kecemasan dan stres, dokter biasanya akan menyarankan konseling atau membantu Anda melalui teknik-teknik pereda stres. Hampir sama dengan penanganan mimpi buruk yang disebabkan oleh trauma, dokter biasanya akan menyarankan terapi citra atau imagery rehearsal therapy (IRT) yang bertujuan menurunkan frekuensi mimpi buruk.

Pada terapi ini, penderita akan diingatkan pada mimpi buruknya dalam keadaan sadar dan diberikan akhir cerita yang menyenangkan pada mimpi tersebut. Kemudian pasien akan disarankan untuk mengulang-ulang cerita tersebut di pikirannya. Apabila gangguan mimpi buruk disebabkan oleh efek samping obat dari suatu pengobatan yang tengah Anda jalani (contohnya obat penghambat beta, antihipertensi, dan antidepresan), sebaiknya konsultasikan kembali kepada dokter yang meresepkannya agar diberikan solusi alternatif.

SHARE TO :