SHARE TO :

Pengertian Penyebab dan Gejala Kanker Otak

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 4:43 am tanggal October 29, 2016

Pengertian Penyebab dan Gejala Kanker Otak -Kanker otak merupakan tumor ganas yang bisa menyebar dengan cepat ke bagian lain dari otak dan tulang belakang. Harus di perhatikan, tidak semua tumor otak yang bersifat ganas dan dapat dikategorikan sebagai kanker. Ada juga kangker otak yang bersifat jinak. Tumor otak jinak merupakan kumpulan sel-sel otak yang tumbuh perlahan dan tidak menyebar ke bagian lain.

Tumor otak merupakan pertumbuhan sel-sel otak tidak wajar dan tidak terkendali. pada otak, tumor dapat berkembang dari sel yang menyusun jaringan otak, dari saraf yang keluar-masuk ke otak, dan dari selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang.

kanker-otak

Menurut asalnya, tumor otak terbagi menjadi dua yaitu primer dan sekunder. Tumor otak primer merupakan jenis kanker otak sekunder, dimana kanker berawal dari organ tubuh lain kemudian menyebar ke otak. apabila dilihat dari tingkat pengembanganya serta kecepatan pertumbuhan dan penyebarannya, keganasan tumor terbagi menjadi empat tingkatan. Antara lain :

  •  Stadium 1 dan 2 : Umumnya bersifat jinak.
  •  Stadium 3 dan 4 : Umumnya bersifat ganas, dan dapat disebut kanker

Artikel ini tentang Tumor Ganas atau stadium 3-4.

Penderita kanker Otak di indonesia

Tumor otak tidak mengenal usia dan bisa menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Menurut data WHO, tahun 2012 ada sekitar 4900 kasus kanker otak yang terjadi di Indonesia. Apabila terlihat dari jenis kelaminya, maka pengidap kanker otak berjenis kelamin pria sedikit lebih banyak dibanding wanita.

Penyakit Neurofibromatosis (Penyakit Genetik yang menyebabkan tumor tubuh di saraf) Mampu menambah resiko timbulnya tumor otak. Tetatpi, penyebab utama dari tumor otak belum diketahui.

Gejala Kanker Otak

Gejala tumor otak bermacam-macam dari satu penderita ke penderita lain tergantung pada ukuran dan bagian otak yang terjangkit. Tumor bisa membuat area otak yang terjangkiti tidak berfungsi dengan baik dan menekan jaringan otak sehingga otak menyebabkan sakit kepala serta kejang-kejang.

Berikut beberapa gejala umum otak lainya:

  • – Kelelahan berlebih dan mudah mengantuk.
  •  Gangguan pengelihatan.
  • Gangguan berjalan dan berbicara.
  •  Muntah-Muntah

Penyebab Kanker Otak

Sebagian besar kanker otak merupakan hasil penyebaran kanker yang berasal dari organ tubuh lain melalui aliran darah. Sedangkan penyebab kanker otak yang berasal langsung dari otak masih belum diketahui.

Resiko menderita kanker otak primer dapat menjadi lebih tinggi dengan adanya penyakit genetik berikut :

  •  Sklerosis Tuberose.
  • Sidrom  Gorlin.
  •  Sindrom kanker Li-Fraumeni.
  • Sindrom von Hippel-Lindau.

Berikut faktor yang berpotensi menambah resiko terjangkit tumor otak:

  • Faktor keturunan. Mempunyai anggota  keluarga yang terdiagnosis dengan tumor otak.
  •  Radioterapi. Otak terekspos radiasi saat menjalani tindakan radioterapi.
  •  Terpapar Zat Kimia. Seperti formaldehida.
  • Infeksi Virus HIV.
  • Merokok.
  • Terpapar racun dari lingkungan sekitar.

Kaitan antara frekuensi radio dari pemakaian ponsel dan tumor otak , masih belum diketahui. eneergi dari frekuensi radio bisa menghasilkan
panas dan kemudian meningkatkan suhu tubuh dan merusak jaringan yang terpapar. Sampai saat ini, telah disimpulkan bahwa frekuensi radio dari ponsel terlalu rendah untuk menghasilkan efek tersebut. penelitian untuk memastikan hal ini dapat terus berlanjut.

Penyakit ini harus ditangani dengan cepat mungkin, biasanya dengan tindakan pembedahan untuk mengangkat sel-sel kanker sebanyak mungkin. Proses penyembuhan dapat dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi atau kombinasi keduanya. Apabila tidak dilakukan pembedahan, kanker dapat berpotensi merusak dan saraf tulang belakang, bahkan hingga ke organ lainya.

Kanker otak bisa berdampak pada kemampuan motorik, bicara, penglihatan, serta pola pikir pada saat dan setelah pengobatan. Ada berbagai tipe terapi dapat dilakukan untuk membantu proses pemulihan. Anda dapat menjalani konseling jika ingin membahas mengenai aspek emosional dari diagnosis dan perawatan Anda.

SHARE TO :