SHARE TO :

Pengertian Sepsis, Penyebab, Gejala Dan Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:37 am tanggal March 4, 2017

Pengertian Sepsis, Penyebab, Gejala Dan Pengobatannya – Sepsis adalah komplikasi yang jarang terjadi namun sangat berbahaya dari suatu penyakit. Pada saat terjadi infeksi, tubuh kita akan menghasilkan berbagai senyawa kimia untuk melawan infeksi tersebut. Senyawa-senyawa kimia yang dihasilkan ini akan mencetuskan suatu respon peradangan yang mengakibatkan serangkaian perubahan pada fungsi tubuh, sehingga terjadilah kerusakan berbagai sistem organ. Banyak orang yang mengira sepsis sama dengan infeksi darah atau septikemia. Anggapan ini kurang tepat karena sepsis tidak hanya akan menyerang darah, tapi juga seluruh bagian termasuk organ tubuh. Sedangkan septikemia adalah kondisi yang muncul akibat masuknya bakteri ke aliran darah dan dapat memicu sepsis.

Sepsis adalah suatu keadaan di mana tubuh bereaksi hebat terhadap bakteria atau mikroorganisme lain. Sepsis merupakan suatu keadaan yang mesti ditangani dengan baik yang berhubungan dengan adanya infeksi oleh bakteri. Bila tidak segera diatasi, Sepsis dapat menyebabkan kematian penderita. Bakteremia adalah adanya sirkulasi bakteri di dalam aliran darah (yang dalam keadaan normal tanpa diikuti biakan kuman sehingga tidak menimbulkan simptoma). Dengan sistem imun yang normal masuknya bakteri dalam jumlah kecil ke dalam darah bisa dengan segera dimusnakan oleh sel-sel imun. Penyebab terjadinya bakteremia yang paling sering terjadi sehari hari misalnya saat menggosok gigi (24%); selain itu  penanggalan gigi (50%), pengangkatan tonsil leher ( tonsilektomi), gastroskopi.

Pengertian Sepsis, Penyebab, Gejala Dan Pengobatannya Secara Medis

sepsis

Sepsis merupakan kondisi yang mengancam nyawa manusia. Komplikasi ini terjadi saat sistem kekebalan tubuh bekerja secara berlebihan dan memicu terjadinya reaksi negatif di seluruh tubuh. Kondisi ini dapat mengurangi dan bahkan menghentikan suplai darah ke organ-organ vital sepeti jantung dan ginjal, sehingga mengakibatkan kerusakan permanen. Anak-anak, manula, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah lebih berisiko tinnggi mengalami penyakit ini. Mewaspadai perkembangan infeksi sangatlah penting agar tidak berlanjut pada tahap sepsis. Gejala-gejala yang mengindikasikan sepsis antara lain demam, menggigil, detak jantung serta napas yang cepat.

Untuk menentukan jenis bakteri yang terdapat dalam darah, perlu dilakukan biakan darah dan tes resistensi terhadap jenis antibiotika. Infeksi bakteri atau jamur di dalam tubuh bagian mana saja dapat menjadi penyebab terjadinya Sepsis. Tempat-tempat yang sering terjadinya awal infeksi yaitu Aliran darah, Tulang, Usus, Ginjal, Otak, Hati, Kandung empedu, Paru-paru, Kulit.

Pengobatan Untuk Penyakit Sepsis

Jika sepsis berkembang menjadi syok septis atau syok septik, maka tekanan darah bisa menurun drastis dan apabila tidak cepat tertolong, maka bisa menyebabkan kematian. Dokter akan menggunakan sejumlah obat untuk mengobati sepsis, termasuk :

  • Obat vasoaktif untuk meningkatkan tekanan darah. Disebut juga sebagai agen vasopresor. Jika tekanan darah tetap begitu rendah bahkan setelah menerima cairan infus, maka mungkin akan diberi obat-obat vasopressor ini yang bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah dan membantu meningkatkan tekanan darah.
  • Antibiotik melalui IV atau langsung disuntikkan ke pembuluh darag untuk melawan infeksi. Pengobatan dengan antibiotik harus dimulai segera, dalam waktu enam jam pertama. Awalnya akan diberikan antibiotik spektrum luas, yang efektif terhadap berbagai bakteri. Setelah mempelajari hasil tes darah, dokter mungkin beralih ke antibiotik yang berbeda yang lebih tepat terhadap bakteri penyebab infeksi.
  • Insulin untuk menstabilkan gula darah.
  • Kortikosteroid untuk mengurangi peradangan.
  • Obat penghilang rasa sakit.

Sepsis berat mungkin juga memerlukan sejumlah besar cairan IV (infus) dan respirator untuk bernafas. Dialisis atau cuci darah mungkin diperlukan jika ginjal juga ikut terkena. Kita tahu bahwa ginjal berperan untuk penyaring limbah berbahaya dalam darah dan mengatur keseimbangan garam atau elektrolit dan cairan. Cuci darah dimaksudkan untuk menggantikan fungsi ginjal tersebut, karena ginjal sedang terganggu fungsinya. Itulah penjelasan mengenai penyakit sepsis dan pengobatannya secara medis. Semoga bermanfaat.

SHARE TO :