SHARE TO :

Penyakit Cacar Air, Gejala, Penyebab Serta Cara Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 12:29 am tanggal October 24, 2016

Penyakit Cacar Air, Gejala, Penyebab Serta Cara Pengobatannya – Cacar air adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Cacar air akan menyebabkan timbulnya benjolan yang berisi air pada seluruh tubuh, gatal dan kulit yang memerah. Penyakit ini akan mudah menular kepada orang yang belum terkena cacar air dan sudah mendapatkan vaksin. Cacar air merupakan salah satu jenis penyakit menular yang sangat cepat, terutama pada anak. Biasanya penyakit ini akan muncul pada anak-anak hingga remaja dan jarang ditemukan pada orang tua. Biasanya cacar air tidak menyebabkan komplikasi dan bisa disembuhkan dengan rawat jalan.

Infeksi yang menyebabkan cacar air bisa sembuh dalam waktu antara 8 sampai 10 hari. Biasanya cacar air tidak akan langsung muncul dalam bentuk benjolan. Pada dua hari pertama virus masuk ke dalam tubuh maka akan menyebabkan demam dan kulit berubah menjadi kemerahan. Beberapa orang juga bisa merasakan demam, sakit kepala, mual dan tidak nafsu makan.

Penyakit Cacar Air, Gejala, Penyebab Serta Pengobatannya

penyakit-cacar-air-gejala-penyebab-serta-pengobatannya

Gejala Penyakit Cacar Air

Gejala umum cacar air yang paling mudah diketahui adalah ruam merah yang dapat menyebar ke seluruh tubuh. Terdapat sejumlah gejala lain yang mungkin dialami oleh pengidap sebelum memunculkan ruam. Gejala-gejala tersebut bisa berupa :

  • Demam
  • Rasa mual dan tubuh terasa tidak segar
  • Tidak nafsu makan
  • Sakit Kepala
  • Kelelahan
  • Rasa nyeri atau sakit pada otot

Gejala-gejala tersebut bisa dialami oleh penderita dewasa dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penderita anak-anak.

Setelah itu, akan muncul ruam yang terasa gatal. Namun, tidak semua pengidap cacar air mengalami gejala ruam yang sama. Ada yang hanya mengalaminya pada beberapa bagian tubuh tertentu (seperti kulit kepala, wajah, di belakang telinga, dada, punggung, perut, atau kaki) dan ada yang di seluruh tubuh, bahkan sampai di dalam mulut dan telinga, serta sekitar bokong. Ruam ini biasanya akan melalui tiga tahap perubahan, yaitu:

  • Ruam menjadi bentol-bentol kecil yang gatal.
  • Bentol-bentol tersebut kemudian berubah menjadi bintil berisi cairan yang sangat gatal.
  • Setelah 1-2 hari, bintil akan mengering dan menjadi koreng yang akan mengelupas sendiri.

Penyebab Penyakit Cacar Air

Penyebab utama cacar air adalah sebuah infeksi virus yang bernama virus varicella zoster. Virus Virus memiliki waktu penyebaran yang sangat cepat. Bahkan kontak langsung pada bagian kulit yang ruam bisa menyebabkan penularan. Terkena pecahan dari benjolan cacar air juga akan cepat menular. Virus ini juga dapat menular lewat udara dan air sehingga terkadang penderita harus mendapatkan tempat khusus. Orang yang sudah pernah mendapatkan vaksin cacar air dan tidak kebal tetap akan terkena cacar air.

Faktor Risiko Terkena Penyakit Cacar Air

  1. Bayi yang ibu kandungnya belum pernah menerima vaksin cacar.
  2. Bayi yang ibu kandungnya belum pernah mendapatkan cacar air.
  3. Ibu hamil yang belum pernah terkena cacar air.
  4. Anak-anak yang sedang menjalankan pengobatan asma
  5. Orang yang memiliki ketahanan tubuh rendah.
  6. Orang yang berinteraksi dengan penderita cacar air secara langsung.

Perawatan Penyakit Cacar Air

Perawatan cacar air biasanya bisa dilakukan dengan rawat jalan. Obat-obatan untuk meringankan demam, sakit kepala dan gejala lain biasanya akan diberikan oleh dokter. Namun perawatan di rumah tetap harus dilakukan untuk menghindari resiko yang lebih parah. Berikut ini adalah beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan.

  1. Jangan menggaruk daerah kulit yang merah dan ruam. Menggaruk kulit hanya akan membuat kulit menjadi panas sehingga lebih baik jika diberikan salep untuk meringankan rasa gatal dan panas.
  2. Jangan memencet atau menggaruk benjolan kecil yang sudah menjadi cacar. Hal ini untuk mengurangi resiko infeksi, penyebaran cacar ke orang lain dan bekas cacar yang tidak bisa hilang.
  3. Sebaiknya potong kuku agar tidak menyebabkan luka atau infeksi pada cacar air saat tidak sengaja menggaruk bekas luka.
  4. Gunakan sarung tangan dan pakaian yang tertutup agar cacar air segera bisa keluar.
  5. Penderita juga bisa mandi air soda untuk mengurangi rasa gatal. Campur sedikit baking soda dalam air mandi dan gunakan untuk mandi.
  6. Dilarang untuk memberikan obat sakit kepala karena bisa menyebabkan demam dan sakit yang lebih serius.
  7. Gunakan pelembab pada kulit agar kulit yang terkena cacar tidak terlalu kering. Biasanya dokter akan memberikan pelembab berupa salep.
  8. Gunakan pakaian yang ringan dan tidak membuat kulit menjadi lebih gatal atau panas.
  9. Berikan makanan yang lembut dan hangat agar penderita cacar air tetap nyaman dan tubuh tidak terlalu lemah.
  10. Pada beberapa kondisi tertentu perawatan cacar air membutuhkan beberapa jenis obat-obatan yang hanya bisa diberikan oleh dokter. Biasanya ibu hamil, orang lanjut usia dan bayi memerlukan perawatan di rumah sakit.

Pencegahan Penyakit Cacar Air

Upaya pencegahan agar tidak tertular cacar air memang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko. Meskipun orang yang belum pernah menerima vaksin cacar memiliki resiko yang cukup tinggi. berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan cacar air.

  1. Cacar air pada anak sangat rentan dan cepat menular. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya anak yang terkena cacar air harus berada di rumah dan tidak sekolah untuk sementara waktu.
  2. Bila salah satu anggota keluarga terkena cacar air maka buatlah wilayah khusus untuk mereka. Hal ini untuk mencegah penularan agar tidak terjadi. Anda tetap bisa membiarkan anak-anak bermain di dalam rumah dan tidak terkena udara luar.
  3. Anak-anak yang belum pernah menerima vaksin sebaiknya harus segera mendapatkan vaksin. Langkah ini menjadi langkah yang paling tepat karena cacar air hanya bisa dicegah dengan vaksin.
  4. Ibu hamil yang terkena cacar air tidak bisa mendapatkan vaksin karena berbahaya untuk janin.
  5. Tidak ada makanan yang bisa menyembuhkan cacar air, tapi anak-anak atau orang yang terkena cacar air harus mengkonsumsi makanan yang penuh dengan nutrisi agar tubuh tetap kuat dan bisa pulih dari infeksi dalam waktu yang cepat.

Hampir semua pernah mengidap penyakit ini karena dalam tubuh manusia memang sudah terdapat bibit virus cacar. Jika tubuh sesorang dalam keadaan yang tidak sehat akan membuat bibit tersebut mudah menyebar, sehingga menyebabkan cacar air. Semoga artikel mengenai Penyakit cacar air, gejala, penyebab serta cara pengobatannya bisa bermanfaat. Terimakasih.

SHARE TO :