SHARE TO :

Penyakit Epilepsi Penyebab dan Cara Mengobatinya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:18 am tanggal September 17, 2016

Penyakit Epilepsi Penyebab dan Cara Mengobatinya – Penyakit Epilepsi mungkin tidak asing di telinga kita. Kata “epilepsi” sendiri sebenarnya merupakan istilah umum yang berarti “kecenderungan untuk kejang”. Tetapi penyakit ini tidak menular pada orang lain karena penyakit ini hanya merupakan gangguan otak yang tidak dipicu oleh suatu kuman dan virus serta bakteri jahat.

Di dalam otak kita terdapat neuron / sel-sel saraf. Sel saraf adalah bagian dari sistem saraf yang berfungsi untuk mengatur kesadaran, kemampuan berfikir, gerak tubuh, dan sistem panca indera kita. Tiap sel saraf saling berkomunikasi dengan menggunakan impuls listrik. Kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut mengalami gangguan sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali.

Penyakit Epilepsi Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kejang memang menjadi gejala utama penyakit epilepsi, namun belum tentu orang yang mengalami kejang mengidap kondisi ini. Dalam dunia medis, seseorang didiagnosis dengan epilepsi setelah mengalami kejang sebanyak beberapa kali. Tingkat keparahan kejang pada tiap penderita epilepsi berbeda-beda. Ada yang hanya mengalami kejang pada sebagian tubuhnya dan ada juga yang mengalami kejang total hingga menyebabkan kehilangan kesadaran.

Penyakit ini tidak seperti penyakit lain yang dapat disembuhkan dalam jangka waktu tertentu dengan sempurna dan dengan obat yang sempurna dengan bantuan obat alami untuk epilepsi. Nasib penderita penyakit epilepsi ini sangat bergantung pada persepsi penderita itu sendiri, orang tua keluarga dari penderita serta masyarakat sekitarnya dan dokter yang merawatnya. Oleh karena itu seorang penderita penyakit epilepsi harus menjalani hidup yang sehat dan teratur, selalu memiliki pandangan yang positif, adanya dukungan dari keluarga dan lingkungan yang cocok dan mendukung untuk penderita penyakit epilepsi agar bisa hidup sukses dengan penyakit yang di deritanya.

Gejala yang terjadi pada Penyakit Epilepsi:

– Gejala Kejang Parsial simplik, yang diawali dengan muatan listrik yang terjadi pada bagian otak dan tetap terbatas di daerah tertentu. Penderita penyakit epilepsi akan mengalami sensasi, gerakan atau kelainan psikis yang abnormal, tergantung pada daerah otak anda yang terkena atau yang mengalami muatan listrik.
– Gejala Kejang Paersial kompleks, yaitu kejang yang dimulai dengan dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan yang aada disekitarnya elama 1 sampai 2 menitan.
– Gejala Kejang Petit Mal, gejala penyakit ayan epilepsi ini yang dimulai pada masa kanak-kanak. Biasanya kejang ini terjadi sebelum anak berusia 5 tahun. Bagi penderita yang mengalami gejala ini hanya akan menata, kelopak mata bergetar atau otot wajahnya berkedut-kedut selama 10-30 detik.

Penyebab Penyakit Epilepsi

– Kurangnya / rendahnya oksigen pada saat penderita tersebut dilahirkan.
– Bagi penderita epilepsi di bagian kepa;a akan mengalami cedera dalam proses kelahiran.
– Adanya penyakit lain seperti tumor otak.
– Terjadinya kondisi genetik yang bisa menyebabkan dampak seperti cedera otak, seperti tuberous sclerosis.
– Adanya infeksi seperti meningitis atau ensefalitis
– Terjadinya cedera di kepala saat anak-anak atau dewasa.
– Terjadinya penyakit lain seperti stroke atau jenis lain yang terjadi dari kerusakan otak.
– Terjadinya kadar abnormal yang terdapat pada zat-zat di dalam tubuh seperti natrium atau gula darah.

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi

Sampai saat ini masih belum ada obat atau metode yang mampu menyembuhkan kondisi ini secara total. Meski begitu, obat anti epilepsi atau OAE dapat mencegah terjadinya kejang, sehingga penderita bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara normal dengan mudah dan aman.

Selain obat-obatan, penenangan epilepsi juga perlu dilakukan dengan pola hidup yang sehat, seperti olahraga secara teratur, tidak minum alkohol secara berlebihan, serta mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang.

Alasan kenapa kejang-kejang pada penderita epilepsi perlu ditangani dengan tepat adalah untuk menghindari terjadinya komplikasi dan situasi yang dapat membahayakan nyawa penderitanya. Contohnya adalah terjatuh, tenggelam, atau mengalami kecelakaan saat berkendaraan akibat kejang.

Dalam kasus yang jarang terjadi, epilepsi dapat menimbulkan komplikasi berupa status epileptikus. Status epileptikus terjadi ketika penderita mengalami kejang selama lebih dari lima menit atau mengalami serangkaian kejang pendek tanpa kembali sadar di antara kejang. Status epiliptikus dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak, bahkan kematian.

Mungkin sampai disini pembahasan kami tentang penyakit Epilepsi. Semoga bermanfaat.

SHARE TO :