SHARE TO :

Penyakit Impetigo Penyebab, Gejala, Serta Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 1:16 am tanggal January 28, 2017

Penyakit Impetigo Penyebab, Gejala, Serta Pengobatannya – Impetigo merupakan suatu penyakit kulit yang sangat menular yang disebabkan oleh bakteri. Penularan penyakit ini bisa terjadi secara langsung melalui sentuhan kulit dengan kulit atau melalui barang-barang perantara, seperti handuk, baju, atau peralatan makan yang telah terkontaminasi bakteri. Impetigo sering kali menyerang bayi dan anak-anak. Impetigo merupakan penyakit kulit yang menular ditandai dengan luka merah pada bagian wajah, sekitar hidung, ataupun mulut. Penyebab Impetigo juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang terluka ataupun kulit yang sehat. Meskipun Impetigo dapat sembuh dengan sendirinya akan ttetapi untuk mengurangi resiko komplikasi maka diperlukan pengobatan untuk anda yang mengalami Impetigo.

Umumnya kondisi ini lebih banyak diidap oleh anak-anak daripada orang dewasa karena lingkungan mereka lebih menunjang untuk terjadinya interaksi fisik dengan teman-teman sebaya mereka, seperti di sekolah atau taman bermain. Berdasarkan gejalanya, Impetigo dibagi menjadi dua, yaitu jenis bulosa dan nonbulosa. Impetigo bulosa ditandai dengan kulit yang melepuh dan berisi cairan, sedangkan untuk Impetigo nonbulosa ditandai dengan munculnya bercak-bercak merah, seperti luka yang meninggalkan kerak berwarna kuning kecokelatan. Meski tidak melepuh, Impetigo nonbulosa lebih menular dibandingkan dengan Impetigo bulosa.

Penyakit Impetigo Penyebab, Gejala, Serta Pengobatannya Yang Alami

Impetigo

Impetigo biasanya disebabkan oleh bakteri streptococcus. Virus ini ada di dalam lingkungan secara umum dan pada permukaan kulit. Walaupun bisa terjadi pada orang dewasa, Impetigo biasanya ditemukan pada anak yang berusia 2-5 tahun. Hal ini disebabkan karena tidak menjaga kebersihan badan yang kurang dan bisa muncul pada bagian tubuh mana saja dan paling sering ditemukan pada bagian wajah, lengan dan tungkai, bahkan Impetigo juga bisa menyerang bagian kulit yang normal, dan terutama pada bagian tungkai anak-anak. Pada orang dewasa, Impetigo biasanya terjadi setelah menderita penyakit kulit yang lainnya, dan selalu suatu inferksi saluan pernapasan atas misalnya seperti flu atau juga infeksi pada virus yang lainnya, setelah suatu cedera atau suatu keadaan yang menyebabkan robekan pada kulit (misalnya yang terjadi pada infeksi jamur, luka bakar akibat sinar matahari, atau juga akibat dari serangan gigitan serangga).

Penyebab dari penyakit Impetigo adalah bakteri streptococcus dan staphylococcus. Impetigo tidak sama dengan herpes kulit. Herpes kulit disebabkan karena virus HSV dan gejala herpes kulit juga berbeda dengan Impetigo walaupun hampir sama. Pengobatan yang dilakukan pada penyakit herpes kulit dengan Impetigo juga tidak sama. Pengobatan yang kulit dan Impetigo sama-sama merupakan penyakit kulit yang menular, namun mempunyai perbedaan satu sama lain. Ada beberapa gejala-gejala yang timbul akibat penyakit Impetigo, diantaranya :

– Cairan yang sudah mengering pada permukaan kulit, warnanya mirip seperti madu yang bertumpuk-tumpuk.
– Rasa gatal yang hebat pada kulit.
– Terdapat ruam pada kulit dengan ukuran sekitar 1-2mm, lalu ruam itu berubah menjadi gelembung yang di dalamnya terdapat cairan.
– Pada saat gelembung tersebut pecah, maka akan berwarna kuning kecokelat-cokelatan.

Gatal yang muncul disebabkan oleh adanya serangan staphylococciusaureus yang bisa menghasilkan sejumlah produk seluler dan ekstraseluler termasuk exotoxins dan juga coagulase yang bisa memberikan sumbangan pada patogenitas dari Impetigo yang paling utama dihubungkan dengan penyakit jaringan yang sudah ada sebelumnya. Beberapa gejala diatas sering kali dialami oleh para penderita penyakit Impetigo. Penyakit ini sendiri paling sering terjadi pada bagian leher, kaki, tangan, mulut, dan daerah sekitar hidung. Penularan penyakit Impetigo ini adalah melalui cairan yang berasal dari lepuhanny. Lepuhannya mengeluarkan isi lalu kemudian mengering dan akhirnya membentuk keropeng.

Besarnya dari lepuhan ini juga mulai dari ukuran kacang polong sampai seukuran cincin besar. Dan lepuhan ini isinya adalah cairan kekuningan yang disertai dengan gatal. Akibat dari Impetigo ini bisa saja terjadi pembengkakan kelenjar getah bening disekitar daerah yang mengalami infeksi. Pengobatan utama Impetigo adalah dengan menggunakan antibiotik. Antibiotik di sini dibagi menjadi dua, yaitu antibiotik oles dan antibiotik minum. Antibiotik oleh digunakan jika infeksi yang terjadi masih ringan, berada pada satu area, dan belum menyebar ke mana-mana. Sedangkan antibiotik minum digunakanl jika gejala Impetigo tidak bisa ditangani dengan antibiotik oleh, makin berat dan menyebar.

Pengobatan Alami Penyakit Impetigo

Sebenarnya sebagian besar kasus Impetigo bisa sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu hingga tiga minggu tanpa diobati. Namun, tujuan pengobatan antibiotik disini adalah untuk mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi risiko penularan terhadap orang lain. Akan tetapi, penggunaan antibiotik tidak selalu berdampak baik untuk kesehatan, penggunaan antibiotik juga bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya pada kesehatan anda. Untuk itu, sebagai solusinya, anda lebih baik menggunakan bahah alami yang diolah menjadi ramuan atau pengobatan alami yang sangat aman digunakan pada penyakit Impetigo. Untuk mengatasi penyakit ini, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dan mencoba salah satu cara alami mengobati impetigo pada pembahasan berikut.

  • Cuka Putih 

Impetigo adalah penyakit yang sangat menular. Oleh sebab itu, barengi pengobatan dengan pencegahan infeksi menggunakan antibiotik. Salah satu ramuan yang bisa dijadikan antibiotik alami adalah cuka putih. Anda bisa mencampurkan 1 sdm cuka putih dengan segelas air hangat. Selanjutnya oleskan ke kulit yang bermasalah dengan bola kapas. Jaga luka agar tetap steril dengan kain kasa. Lakukan cara ini sebanyak 2-3 kali sehari.

  • Kompres Hangat 

Hawa panas pada kompres dapat membantu membunuh bakteri yang menjadi penyebab infeksi pada kulit. Selain itu, cara ini juga baik untuk mempercepat pengeringan luka. Anda bisa memasukkan waslap ke dalam air panas. Setelah itu peras, lalu letakkan kain tersebut pada area yang bermasalah. Diamkan selama beberapa menit, lalu angkat. Lakukan cara ini beberapa kali dalam sehari.

  • Bawang Putih

Bawang putih terkenal akan sifat antibakteri dan antibiotik alaminya yang dapat melawan berbagai macam infeksi, termasuk infeksi akibat impetigo. Selain itu, ramuan bawang putih juga dapat membantu menghilangkan rasa nyeri dan gatal yang timbul. Untuk pengolahanya, Anda bisa memanaskan terlebih dahulu 2 sdm minyak wijen dengan 2-3 siung bawang putih yang telah dicincang. Selanjutnya saring minyak, lalu terapkan. Lakukan cara ini 1-2 kali sehari selama beberapa hari.

  • Lidah Buaya

Cara alami mengobati impetigo yang terakhir adalah dengan menggunakan lidah buaya. Dengan sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antiseptiknya membuat lidah buaya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Selain tu, lidah buaya juga kaya akan antioksidan, sehingga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan berdampak pada kalahnya infeksi. Anda bisa mengoleskan secara langsung gel lidah buaya ke area yang sakit. Diamkan selama 30 menit, lalu bersihkan. Lakukan cara ini sebanyak 2-3 kali sehari selama beberapa minggu. Anda juga bisa mengonsumsi jus lidah buaya setiap hari untuk juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah beberapa cara pengobatan alami untuk penyakit Impetigo dan beberapa hal mengenai penyebab serta penyakit Impetigo telah dijelaskan di atas. Untuk itu anda perlu menjaga kebersihan lingkungan anda dengan baik karena penyakit ini bersifat menular dan khusunya untuk menerapkan kebersihan pada anak anda sejak dini, karena penyakti ini sering menyerang anak. Semoga bermanfaa. Terima Kasih.

SHARE TO :