SHARE TO :

Penyakit Jantung Berdebar Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 7:34 am tanggal September 20, 2016

Penyakit Jantung Berdebar Gejala, Penyebab dan Pengobatannya – Jantung berdebar adalah sensasi yang dirasakan saat jantung berdentum dengan kuat, cepat, atau tidak beraturan. Ketika jantung tiba-tiba berdebar kencang, tentu akan membuat seseorang menjadi khawatir, jangan-jangan ada masalah yang serius dalam tubuhnya, entah hanya berlangsung singkat, apalagi berlangsung lama dan tak kunjung mereda. Tentunya adanya pertanyaan apa penyebab dan bagaimana mengatasinya.

Sebagian orang ada yang tak memperdulikan saat jantung berdebar kencang, namun, ada juga yang merasa ketakutan dan kecemasan yang sangat. Bahkan ada yang menyangka bahwa ini adalah penyakit yang cukup serius, sehingga mereka bergegas untuk pergi ke dokter atau tempat kesehatan lainnya.

jantung-berdebar

Proses terjadinya jantung berdebar sebenarnya tidak terlalu rumit, namun tidak akan bisa dipahami tanpa belajar dengan baik. Pada dasarnya, jantung berdebar diakibatkan detak yang abnormal pada jantung. Ada beberapa gejala yang muncul ketika detak jantung mengalami kegiatan yang abnormal, diantaranya adalah munculnya pergerakan cepat (takikardia), melambat (bradikardia) dan bergetar. Selain itu, ada beberapa gejala atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin lebih parah lagi.

Ada banyak penyebab mengapa jantung bisa tiba-tiba berdebar dengan cepat. Diantarnya yang paling umum adalah akibat ketidakseimbangan elektrolit, adrenalin, aritmia, gangguan yang berhubungan dengan kecemasan serta penyakit gula darah rendah atau hipoglikemia.

Jantung berdebar dalam istilah medis kondisi ini disebut sebagai “palpitasi” (jantung berdebar-debar) merupakan perasaan atau sensasi detak jantung yang cepat, kuat, dan terkadang tidak beraturan. Jantung berdebar debar dapat dipicu oleh stres, olahraga, obat ataupun penyakit tertentu.

Meskipun jantung berdebar kencang bisa mengkhawatirkan, namun biasanya ini tidak berbahaya. Walau demikian, jantung berdebar-debar bisa menjadi bagian dari gejala penyakit jantung yang serius, misalnya detak jantung yang tidak beraturan (aritmia) dan perlu pengobatan instensif.

Beberapa penyebab jantung berdeba, yaitu :

– Serangan kepanikan/kecemasan.
– Latihan fisik yang berat.
Kafein.
– Nikotin, misalnya yang berasal dari rokok.
– Demam.
– Perubahan hormon yang diasosiasikan dengan kehamilan, menstruasi, atau menopause.
– Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol.
– Obat-obatan tertentu yang mengandung stimulan, misalnya obat pilek dan batuk yang mengandung pseudoephedrine, obat asma (seperti salbutamol dan terbutalin), maupun narkoba (amfetamin, ekstasi, kokain, dan ganja).

Gejala Jantung Berdebar

Pusing dan sesak di dada dapat menjadi pertanda kelainan pada jantung. Jantung berdebar yang disebabkan oleh supraventricular tachycardia atau fibrilasi atrium dapat disertai gejala kelelahan, dyspnea, atau angina. Serangan panik dapat disertai mual, berkeringat, dan gemetar. Jika anda merasa kondisi badan menjadi tidak sehat atau pernah mengalami gangguan pada jantung maka sebaiknya segera hubungi atau temui dokter.

Beberapa bentuk gejala tersebut diantaranya adalah :

– Sakit kepala berlebih.
– Merasakan sesak nafas.
– Nyeri pada bagian dada.
– Detak jantung yang bertambah cepat.

Cara Mengobati Jantung Berdebar Debar dengan Cepat

– Duduk dengan Posisi Kaki Menjadi Lebih Tinggi dari Jantung, Dengan melakukan posisi tersebuat Anda akan merasa rileks dan juga melancarakan peredaran darah serta membatu jantung untuk menormalkan irama detak jantungnya.

– Perbanyak Minum Air Putih, dehidrasi dan kekurangan cairan dapat mengakibatkan jantung berdebar, oleh sebab itu memperbanyak minum air putih dapat mencegah dehidrasi sekaligus membantu mengatasi jantung berdebar dengan cepat.

– Lakukan Trik Valsalva, trik valsalva bisa dilakukan dengan cara pencet 2 lubat hidung Anda, tutup mulu dan cobalah untuk mengeluarkan nafas. Trik valsalva bertujuan untuk meningkatkan tekanan darah sesaat dan membantu ‘mereset’ jantung Anda.

– Tidur Cukup dan Berkualitas, cukupi jam tidur anda, dan biarkan tubuh mendapatkan waktu untuk beristirahat dengan cukup agar organ tubuh kita bisa bekerja secara maksimal. Karena faktor kelelahan dan kurang tidur juga dapat menyebabkan jantung berdebar.

– Perhatikan Obat-obatan yang Anda Konsumsi, jika anda sering mengalami jantung berdebar konsultasikan terlebih dahulu jika anda akan mengambil resep obat. Jangan sampai salah menggunakan obat, karna bisa mengakibatkan jantung berdebar-debar dan mungkin bisa menimbulkan gejala lainnya.

– Mengelola Stress, Luang waktu minimal 30 menit untuk menenangkan pikiran Anda, Anda bisa melakukannya dengan mendengarkan music, meditasi, yoga atau apapun yang dapat membuat pikiran Anda kembali fresh.

– Berolahraga, olahragalah secara rutin setidaknya 3-4 kali dalam seminggu, Anda bisa melakukan olahraga seprti jalan cepat, atau jogging.

– Hindari atau kurangi minuman berkafein dan beralkohol.

Memulai gaya hidup yang sehat dapat menjadi langkah pencegahan yang baik, tidak hanya untuk mengobati palpitasi (jantung berdebar) saja, namun untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh anda secara umum. Mulailah membiasakan tubuh dan fikiran untuk lebih tenang dengan melatih pernapasan atau melakukan teknik relaksasi, seperti yoga dan meditasi.

Jangan abaikan jika anda merasakan jantung berdebar dan jangan membiarkan semakin parah, rutinlah untuk berkonsultasi dengan dokter agar dokter bisa memberikan pengobatan jantung anda dengan baik. Dan hindari faktor pemicu penyakit jantung seperti kafein, nikotin, stres, dan obat-obatan tertentu termasuk kokain dan amfetamin (narkoba). Lakukan Pengobatan untuk jantung anda dan selalu merawatnya demi kesehatan jantung yang baik dan sehat. Semoga informasi diatas bermanfaat.

SHARE TO :