SHARE TO :

Penyakit Malaria dan Cara Mengobatinya Dengan Bahan Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:52 am tanggal September 23, 2016

Penyakit Malaria dan Cara Mengobatinya Dengan Bahan Alami – Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit. Malaria menyebar melalui gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi oleh parasit. Malaria bahkan bisa mematikan apabila kita tidak ditangani dengan benar.

Infeksi malaria dapat terjadi cukup dengan satu gigitan nyamuk. Malaria jarang sekali menular secara langsung dari satu orang ke orang lainnya. Contoh kondisi penularan penyakit ini adalah apabila terjadi kontak dengan darah penderita atau janin bisa terinfeksi karena tertular dari darah sang ibu.

Penyakit Malaria dan Cara Mengobatinya Dengan Bahan Alami

Gejala Yang Muncul Akibat Malaria

Gejala malaria biasanya akan muncul antara satu sampai dua minggu setelah tubuh terinfeksi. Dalam beberapa kasus yang jarang, gejala muncul setahun setelah gigitan nyamuk terjadi. Gejala-gejala malaria yang biasanya terjadi adalah munculnya demam, berkeringat, menggigil atau kedinginan, muntah-muntah, sakit kepala, diare, dan nyeri otot.

Apabila anda sudah terlanjur mengalami gejala-gejala malaria, segera temui dokter agar dapat dilakukan diagnosis dan penanganan secepatnya. Diagnosis malaria dapat dilakukan dengan mudah melalui tes darah yang sederhana.

Penyebab terjadinya Malaria

Plasmodium merupakan jenis parasit yang mengakibatkan malaria. Ada banyak sekali jenis parasit Plasmodium, tapi hanya lima jenis yang mengakibatkan malaria pada manusia. Parasit Plasmodium hanya disebarkan oleh nyamuk Anopheles betina. Gigitan ini lebih sering terjadi pada malam hari. Melalui gigitan nyamuk, parasit masuk ke dalam aliran darah manusia.

Terdapat lima jenis parasit plasmodium. Kasus yang paling banyak ditemukan di Indonesia disebabkan oleh Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax. Kedua jenis parasit ini adalah penyebab malaria yang paling umum. Plasmodium falciparum bertanggung jawab atas sebagian besar kematian yang diakibatkan oleh malaria. Plasmodium vivax dapat mengakibatkan penderita yang telah sembuh menjadi sakit lagi karena parasit ini dapat diam bersembunyi di dalam organ hati manusia sebelum menjadi aktif lagi.

Tiga parasit yang lainnya adalah Plasmodium ovale, Plasmodium malariae dan Plasmodium knowlesi. Ketiga parasit ini adalah jenis yang jarang ditemui kejadiannya di Indonesia.

Waktu kemunculan gejala dari gigitan nyamuk atau masa inkubasi adalah:

– 7 hingga 14 hari pada malaria akibat Plasmodium falciparum
– 12 hingga 18 hari pada malaria akibat Plasmodium vivax

Penyebaran penyakit malaria pada manusia dilakukan oleh nyamuk Anopheles betina yang sudah terinfeksi parasit Plasmodium. Nyamuk akan terinfeksi apabila menggigit penderita malaria. Nyamuk ini kemudian akan menyebarkan parasit pada orang lain melalui gigitan.

Parasit akan masuk ke aliran darah dan bergerak ke organ hati. Infeksi akan terjadi dan berkembang di organ hati. Dari situ, parasit akan masuk kembali ke aliran darah dan menyerang sel darah merah. Parasit akan memanfaatkan sel darah merah sebagai tempat berkembang biak.

Jika sel darah merah sudah penuh terisi dengan parasit malaria, sel tersebut akan meletus sehingga lebih banyak lagi parasit yang tersebar di dalam aliran darah. Sel darah merah yang terinfeksi meletus tiap dua hingga tiga hari. Ketika ini terjadi, penderita akan mengalami gejala seperti demam, menggigil, dan berkeringat.

Karena parasit yang menyebabkan malaria memengaruhi sel darah merah, orang juga bisa terserang malaria jika terjadi pajanan terhadap darah yang terinfeksi. Meski jarang terjadi beberapa proses berikut bisa menularkan infeksi malaria:

– Dari ibu hamil yang terkena malaria ke janin yang dikandungnya.
– Proses transfusi darah.
– Berbagi jarum suntik dengan penderita malaria.

Ketika berada di daerah endemik malaria, pendatang lebih rentan terserang malaria. Sistem kekebalan tubuh mereka tidak sebaik penduduk daerah endemik malaria dalam melawanparasit. Karena itu disarankan untuk mengonsumsi obat antimalaria bagi anda yang ingin berpergian ke daerah endemik malaria.

Cara Mengobati Penyakit Malaria

Pemulihan secara sempurna bisa dilakukan apabila malaria diobati dan dirawat dengan benar. Proses ini dilakukan langsung setelah diagnosis malaria diketahui. Obat antimalaria yang diberikan tergantung kepada:

– Jenis parasit yang menyebabkan malaria
– Tingkat keparahan gejala yang dialami penderita
– Apakah anda sedang hamil.

Beberapa jenis penyakit malaria terkadang resisten terhadap obat-obatan tertentu. Contohnya, obat antimalaria chloroquine terbukti tidak efektif dalam menangani kasus malaria di Indonesia karena jenis parasit di Indonesia telah kebal terhadap obat ini. Untuk masalah ini, kombinasi obat malaria akan disarankan oleh dokter. Apabila malaria berada pada tingkat yang parah, obat akan diberikan melalui infus dan dilakukan di rumah sakit.

Untuk menangani malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum, berikut obat-obatan yang digunakan:

– Kombinasi artesunate dan amodiaquine
– kombinasi dihydroartemisinin, piperaquine dan primaquine
– Kombinasi quinine, doxycycline dan primaquine

Malaria yang disebabkan oleh Plasmodium vivax diobati dengan salah satu kombinasi berikut:

– Artesunate dan amodiaqune
– Dihydroartemisin, piperaquine dan primaquine

Cara Mengobati Penyakit Malaria dengan Bahan Alami

1. Daun Pepaya
Salah satu cara mengobati penyakit malaria ini adalah dengan menggunakan daun pepaya. Daun yang memiliki banyak kandungan ini sangat efektif dan cocok untuk penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium pada nyamuk anopheles tersebut. Untuk cara pengobatan cukup mudah hanya dengan beberapa daun pepaya yang sudah dibersihkan dan rebuslah sampai matang lalu konsumsi daun pepaya dan airnya pun digunakan dengan diminum unuk obat malaria ini.

Konsumsi dan minum secara teratur agar penyakit malaria ini cepat sembuh. Cara ini sudah banyak yang mengetahui dan efektif. Selain mengonsumsi ramuan tersebut, anda juga harus melakukan pencegahan agar kondisi kesehatan cepat pulih.

2. Temulawak
Temulawak merupakan tanaman yang biasa digunakan untuk jamu herbal yang mempunyai kesamaan dengan kunyit. Kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam temulawak yaitu berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap, minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik, karbinol, dan an kurkuminoid.

Lalu untuk pengobatan malaria menggunakan temulawak dapat dilakukan dengan cara dibersihkan dan dipotong kecil-kecil, lalu direbus sampai matang dan minumlah air rebusan temulawak tersebut secara rutin agar penyakit malaria tersebut dapat segera pergi dan badan kembali sehat. Semua orang dapat melakukan cara mengobati malaria menggunakan temulawak ini tanpa ada efek samping dalam penggunaannya.

3. Brotowali
Tanaman brotowali sudah tidak asing lagi dan banyak orang yang mengetahui manfaat dari tanaman brotowali ini. Brotowali dikenal ketika kita sejak kecil yang punya orang tua menggunakan brotowali untuk nyekoki dalam bahasa jawa agar anak mau makan. Tanaman ini banyak yang mempercayai sebagai obat karena dapat menyembuhkan macam-macam penyakit diataranya penyakit malaria.

Tanaman yang mempunyai ciri daun tunggal dan tumbuh dengan merambat pada pohon lain yang memiliki rasa sangat pahit. Untuk cara pengobatan penyakit malaria ini yaitu dengan cara ambil beberapa potongan batang brotowali dan cuci sampai bersih, lalu rebus hingga matang dan minumlah secara teratur agar penyakit yang anda derita cepat sembuh.

4. Biji Mahoni
Meskipun tidak banyak yang tahu tentang biji mahoni tetapi pohon mahoni banyak yang tahu. Pohon yang banyak dimanfaatkan kayunya untuk ukiran dan mebel air ternyata memiliki biji yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit malaria. Biji mahoni memang sangat pahit, tetapi banyak mengandung manfaat yang bagus untuk tubuh kita.

Cara mengobati malaria dengan menggunakan biji mahoni yaitu dengan cara menghaluskan biji mahoni seperti serbuk dan cara menyajikannya seperti anda membuat minuman kopi, tetapi dengan mencampurkan madu buknlah gula, dan tuangkan dengan air panas lalu minum sebanyak tiga gelas dalam satu hari. Minum dengan rutin supaya penyakit malaria anda cepat sembuh.

Itulah beberapa Cara Mengobati Penyakit Malaria Secara Alami. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

SHARE TO :