SHARE TO :

Penyakit Obesitas Penyebab dan Cara Mengobatinya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:57 am tanggal September 19, 2016

Penyakit Obesitas Penyebab dan Cara Mengobatinya – Obesitas adalah sebuah kondisi kronis dimana terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga melebihi batas yang baik untuk kesehatan. Pengukuran berat badan serta kaitannya dengan kesehatan ini dapat diukur dengan penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).

IMT adalah penghitungan berat badan yang mengacu pada rasio berat dan tinggi seseorang. Manfaat penghitungan IMT ini yaitu untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kekurangan, kelebihan, atau berat badan yang sehat.

Penyakit Obesitas Penyebab dan Cara MengobatinyaRumus yang dipakai dalam penghitungan IMT adalah berat tubuh dalam kilogram dibagi dengan tinggi tubuh dalam satuan meter kuadrat (m²). Sebagai contoh jika berat badan seseorang adalah 66 kilogram dan tingginya adalah 1,65 meter, maka penghitungannya adalah 66/(1,65 X 1,65)= 24,24 kg/m².

Jika Anda termasuk populasi Asia dan hasil IMT Anda berada di bawah angka 18,5 kg/m², maka Anda kekurangan berat badan. Sedangkan jika berada di antara 18,5-22,9 kg/m², maka bobot tubuh Anda termasuk sehat.Jika Anda termasuk populasi Asia dan hasil IMT Anda berada di bawah angka 18,5 kg/m², maka Anda kekurangan berat badan. Sedangkan jika berada di antara 18,5-22,9 kg/m², maka bobot tubuh Anda termasuk sehat.

Jika hasil IMT Anda berada di antara 25-30 kg/m², maka Anda kelebihan berat badan. Meski belum dikategorikan sebagai obesitas, Anda perlu berwaspada karena pada tahapan ini risiko masalah kesehatan seperti diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung sudah meningkat.

Seseorang baru masuk ke dalam kategori obesitas jika hasil IMT-nya menunjukkan angka di atas 30 kg/m². Pada tahap ini, risiko terkena masalah-masalah kesehatan tadi menjadi makin tinggi.

Penyebab Penyakit Obesitas

Untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari, kita membutuhkan energi. Energi ini kita dapat dari makanan yang kita konsumsi. Ketika jumlah asupan energi kita lebih besar dari yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas, maka sisa energi tersebut akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak.

Dua hal utama yang menyebabkan seseorang terkena obesitas adalah pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik. Seseorang yang banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam bentuk gula dan lemak, ditambah gaya hidupnya yang tidak banyak bergerak, akan rentan untuk mengalami obesitas.

Selain faktor makanan dan gerak fisik, obesitas juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan seperti hipotiroidisme atau kurangnya produksi hormon oleh kelenjar tiroid, oleh obat-obatan seperti kortikosteroid, atau oleh faktor genetika.

Cara Mengobati Penyakit Obesitas

Jika obesitas anda diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan belum menyebabkan komplikasi apa pun, maka kondisi ini dapat Anda tangani sendiri atau dengan bantuan dokter. Namun jika obesitas Anda terkait dengan beberapa masalah kesehatan lainnya, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau apnea tidur obstruktif, maka sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter agar pengobatan Anda disesuaikan.

Hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam menangani obesitas adalah makanan atau minuman yang dikonsumsi. Hindari makanan dan minuman yang kandungan kalori, lemak, gula, serta berkadar alkohol tinggi.

Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan. Nasi merah, telur, daging rendah lemak, kacang-kacangan, ikan, kentang, dan roti juga termasuk makanan yang sehat, namun porsinya harus Anda sesuaikan dengan kebutuhan aktivitas Anda sehari-hari dan jangan berlebihan.

Hindari juga makanan yang terlalu banyak mengandung garam karena dapat menyebabkan hipertensi.

Hal kedua yang harus Anda lakukan dalam menangani obesitas adalah dengan memperbanyak melakukan aktivitas fisik dan olahraga. Disarankan untuk melakukan olahraga setidaknya selama 2,5 jam per minggu. Contoh-contoh olahraga yang mudah dilakukan seperti berjalan santai, berlari, berenang, bermain bulutangkis dan bersepeda.

Harus Anda ingat bahwa penanganan obesitas tidak bisa dilakukan secara instan. Menurunkan berat badan secara drastis dengan cara yang ekstrim malah akan merusak tubuh. Pengobatan obesitas membutuhkan niat, keinginan, serta disiplin dalam menjalaninya agar hasil yang Anda raih dapat bertahan dalam jangka panjang. Kebiasaan makan secara sehat dan berolahraga sebaiknya menjadi pola hidup dan bukan hanya sampai berat badan turun.

Cara Mengobati Obesitas dengan dibantu obat-obatan

Prosedur operasi biasanya baru disarankan jika obesitas yang diderita pasien sudah mencapai taraf sangat berbahaya atau jika tidak bisa ditangani dengan perubahan pola makan dan olahraga.

Meski prosedur bedah menjanjikan hasil yang cepat, namun tidak menjamin bahwa penurunan berat badan dapat dipertahankan secara jangka panjang. Hasil operasi akan dapat dipertahankan pasien jika dia mau mengubah kebiasaan pola hidup negatifnya menjadi pola hidup yang sehat.

Contoh-contoh prosedur operasi untuk menangani obesitas adalah operasi bypass lambung dan operasi laparoscopic adjustable gastric banding (LAGB).

Operasi bypass lambung dilakukan dengan tujuan membatasi jumlah makanan yang masuk dan penyerapannya dengan cara memperkecil ukuran lambung.

Sedangkan operasi LAGB hampir mirip dengan bypass lambung, yaitu bertujuan memperlambat proses konsumsi makanan sehingga Anda lebih cepat merasa kenyang dan akhirnya mengurangi jumlah asupan makanan. Prosedur ini dilakukan dengan cara memasang perangkat penjepit berbentuk gelang di sekitar lambung.

SHARE TO :