SHARE TO :

Penyakit Pneumonia Penyebab, Gejala, Serta Pengobatannya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:44 am tanggal January 9, 2017

Penyakit Pneumonia Penyebab, Gejala, Serta Pengobatannya  – Pneumonia atau lebih dikenal dengan sebutan paru-paru basah adalah infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru. Pada pengidap Pneumonia, sekumpulan kantong-kantong udara kecil di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru akan membengkak dan dipenuhi cairan. Pneumonia merupakan penyakit yang sangat serius dan menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Ironisnya, faktor risiko utama kematian ternyata akibat pemberian antibiotik yang tidak tepat.

Pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian anak-anak tertinggi di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa penyakit ini memicu 15% dari seluruh kematian anak-anak di bawah usia 5 tahun. Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 900.000 anak-anak yang meninggal akibat Pneumonia. Namun, penyakit ini bisa menjadi penyakit yang ringan jika kita mengobatinya dengan benar dan tepat. tapi, juga bisa menjadi penyakit yang berbahaya dan dapat mengancam nyawa jika penanganan nya tidak dilakukan dengan baik.

pneumonia

Bahaya penyakit Pneumonia ini bisa menyebabkan penderita nya mengalami sesak nafas seperti penderita asma, batuk dan juga demam. Karena di salah satu, atau kedua paru-paru nya terdapat bakteri, jamur, atau virus yang telah menginfeksinya. Sehingga paru-paru di penuhi cairan seperti nanah. Lokasi penularan juga bisa mempengaruhi jenis kuman penyebab Pneumonia. Misalnya, kuman penyebab Pneumonia yang didapat dari lingkungan umum berbeda dengan Pneumonia yang di dapat dari rumah sakit.

Penyebab utama Pneumonia adalah bakteri gram negatif Haemophilus influenzae. Meski begitu, sekitar 17% Pneumonia disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa yang ternyata menjadi keladi kematian dan kesakitan pada Pneumonia. Pneumonia karena jamur tidak banyak ditemukan tetapi biasanya terdapat pada pasien dengan gangguan imunologik seperti AIDS dan pemakaian obat-obatan immunosupresi pada pasien transplantasi, kemoterapi kanker dan penyakit immuno-compromised lainnya.

Jamur yang sering menimbulkan Pneumonia adalah Candida, Aspergillus, Histoplasma capsulatuem, Cryptococcus neoformans dan Coccidioides immitis. Pneumonia pada immuno-compromised hos disamping penyebabnya adalah bakteri dan jamur oportunistik dapat juga disebabkan virus seperti Cytomegalovirus, Epstein-Barr virus, Rhinovirus, Adenovirus, Paramyxovirus, Parainfluenza virus, Herpes simplex, Herpes virus 6 dan Herpes virus 8

Gejala Pneumonia

Gejala pneumonia sangat bervariasi, berdasarkan tingkat keparahannya. Keragaman gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh perbedaan pada jenis bakteri pemicu infeksi, usia, dan kondisi kesehatan pengidap. Meski demikian, gejala-gejala umum yang biasanya muncul meliputi:

– Demam.
– Berkeringat dan menggigil.
– Batuk kering atau batuk dengan dahak kental berwarna kuning, hijau, atau disertai darah.
– Napas terengah-engah dan pendek.
– Rasa sakit pada dada ketika menarik napas atau batuk.
– Mual atau muntah.
– Diare.
– Kelelahan.

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti yang diatas, periksakanlah diri anda ke dokter. Segera cari bantuan medis apabila muncul gejala-gejala yang parah, seperti napas terengah-engah, sakit dada, atau linglung menyerang anda.

Pengobatan Alami Pneumonia Dengan Racikan Sendiri

Pengobatan Pneumonia bisa dilakukan dengan racikan tangan sendiri, bahan-bahan yang digunakan untuk meracik obat Pneumonia juga mudah untuk anda dapatkan serta biaya yang anda keluarkan pun tidak begitu mahal atau bahkan tidak menggunakan biaya sedikitpun. Pneumonia seringkali disebut dengan penyakit paru-paru basah. Cara mencegah penyakit ini, juga bisa dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Pneumonia adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya jamur atau virus, yang menyerang pada bagian paru-paru.

Ada beberapa racikan yang bisa anda lakukan sendiri untuk mengatasi penyakit Pneumonia ini, dan berikut adalah beberapa bahan yang digunakan untuk meracik ramuan atau obat tradisional penyakit Pneumonia, diantaranya :

  • Dengan Mengkudu

Mengkudu adalah salah satu obat yang sangat pahit, jika dikonsumsi tanpa menggunakan tambahan pemanis. Dan mengkudu ini, juga memiliki segudang manfaat, salah satunya bisa untuk obat tradisional penyakit Pneumonia ini. Cara membuatnya : Anda hanya merebus atau juga bisa diblender, dengan ditambahkan madu. Saring dan minum ramuan mengkudu ini dengan sebaik mungkin, agar penyakit ini, dapat segera sembuh. Ramuan mengkudu ini tidak menimbulkan efek samping, sangat aman karena bahan tradisional minim akan efek samping yang berbahaya.

  • Dengan Sambilito

Obat tradisional penyakit pneumonia berikutnya adalah bisa dengan menggunakan tanaman sambiloto. Sambiloto ini, juga sudah sangat terkenal, dan juga tidak kalah manfaatnya untuk mengobati berbagai macam penyakit. Jika ingin menggunakan sambiloto ini, untuk mengobati pneumonia adalah dengan cara direbus, bersihkan terlebih dahulu tanaman sambilito sebelum direbus. Minumlah ramuan sambiloto ini, dengan rutin dan teratur, agar dapat sembuh dari penyakit pneumonia. Tips ini juga sudah banyak digunakan untuk penderita penyakit pneumonia, tanpa efek samping. Dan sambiloto ini, sangat mudah sekali untuk ditemukan dimana saja.

  • Dengan Waru Landak 

Banyak yang belum mengetahui daun waru landak itu seperti apa. Tetapi jika, Anda ingin tahu, bisa dengan menemukannya di daerah dataran dataran rendah. Daun waru landak ini juga bisa digunakan untuk obat tradisional penyakit pneumonia atau paru paru basah. Dalam membuat obat pneumonia dengan menggunakan daun waru landak, sangat mudah sekali, hanya saja dengan cara direbus, yang sudah dibersihkan. Setelah itu, minum dengan rutin dan teratur, agar pneumonia ini, dapat cepat sembuh dengan segera. Cara ini paling cepat dan efektif, untuk mengobati pneumonia tanpa efek samping.

Itulah beberapa pengobatan yang bisa anda lakukan dengan cara anda sendiri di rumah, namun untuk melakukan pengobatan yang telah dijelaskan diatas, anda harus mengimbanginya dengan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan serta makanan, agar penyakit ini tidak semakin parah. Demikian, penjelasan mengengai penyakit Pneumonia (paru-paru basah), semoga apa yang di sampaikan bisa bermanfaat bagi anda. Terima Kasih.

SHARE TO :