SHARE TO :

Penyakit Radang Amandel, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:59 am tanggal January 24, 2017

Penyakit Radang Amandel, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya – Radang amandel atau tonsilitis merupakan radang yang terjadi pada tonsil atau amandel. Kondisi ini lebih sering dialami oleh anak-anak. Amandel adalah dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan. Oragan ini berfungsi sebagai pencegah infeksi, terutama pada anak-anak. Seiring dengan bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh mereka semakin kuat dan perlahan-lahan tugas amandel sebagai pencegah infeksi mulai tergantikan. Ketika peran amandel sudah tidak diperlukan lagi, kedua kelenjar ini kemudian berangsur-angsur menyusut.

Meskipun umumnya kasus radang amandel tidak terlalu serius, namun periksakan ke dokter jia Anda atau anak Anda mengalami gejala yang berlangsung lebih dari empat hari dan tidak menunjukan tanda-tanda pemulihan atau gejala menjadi semakin parah yang membuat Anda sama sekali tidak bisa makan atau bahkan kesulitan bernapas.

Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Radang Amandel

Gejala Radang Amandel

Gejala dari penyakit radang amandel biasanya pulih dalam waktu tiga hingga empat hari. Berikut beberapa gejalanya:

  • Sakit tenggorokan
  • Kesulitan atau rasa sakit saat menelan
  • Nyeri telinga
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Lelah
  • Sakit perut, terutama pada anak-anak
  • Demam
  • Perubahan atau kehilangan suara
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
  • Munculnya bintik-bintik nanah pada amandel
  • Bau napas

Kenalilah gejala tonsilitis pada anak-anak, meski mereka tidak dapat menggambarkan rasa sakit yang mereka derita. Anda dapat mencurigai anak Anda terkena tonsilitis jika mereka:

  • Rewel
  • Menolak untuk makan
  • Merasa sakit saat menelan makanan
  • Terus-menerus mengeluarkan air liur

Baca Juga : Cara Mengobati Radang Tenggorokan dengan Cepat

Penyebab Radang Amandel

Meskipun bisa disebabkan oleh bakteri, umumnya kasus penyakit radang amandel disebabkan oleh virus, penularan bakteri atau virus tersebut bisa terjadi melalui:

  • Kontak langsung, misalnya ketika Anda tanpa sengaja turut menghirup bersin atau batu di udara yang dikeluarkan oleh penderita radang amandel.
  • Kontak tidak langsung, misalnya tidak sengaja Anda menyentuh atau memegang permukaan benda yang telah terkontaminasi virus atau bakteri, lalu memegang mulut atau hidung.

Bakteri penyebab tonsilitis umumnya berasal dari kelompok streptococcus. Sedangkan virus penyebab tonsilitis di antaranya adalah:

  • Parainfluenza. Ini merupakan virus penyebab penyakit pernapasan dan radang pita suara.
  • Influenza. Ini merupakan virus penyebab flu.
  • Rhinovirus. Ini merupakan virus penyebab pilek.
  • Rubeola. Ini merupakan virus penyebab campak
  • Adenovirus. Ini merupakan virus penyebab diare.
  • Enterovirus. Ini merupakan virus penyebab penyakit mulut, kaki, dan tangan.
  • kelenjar

Baca Juga : Cara Mencegah Radang Amandel dan Herbal Alami untuk Mengatasinya

Cara Mengobati Radang Amandel

Sebagian besar kasus radang amandel sembuh dalam waktu satu minggu. Tidak ada obat khusus untuk penyakit ini. Anda bisa meredakan gejala radang amandel di rumah dengan cara mengkonsumsi obat pereda sakit seperti ibuprofen, parasetamol atau aspirin. Tetapi aspirin sebaiknya tidak diberikan kepada anak-anak yang masih berusia di bawah 16 tahun.

Untuk mendukung pemulihan, pastikan Anda atau anak Anda beristirahat dengan cukup dan tetap makan, meski tenggorokan terasa sakit. Kekurangan cairan dapat membuat gejala tonsilitis memburuk dan menyebabkan dehidrasi.

Bila kemudian Anda memeriksakan ke dokter, dan menurut hasil pemeriksaan, Anda atau anak Anda dinyatakan menderita tonsilitis akibat bakteri, biasanya dokter tidak akan langsung memberikan antibiotik jika gejala yang dirasakan belum parah.

Operasi Penanganan Radang Amandel

Operasi pengangkatan radang amandel biasanya akan direkomendasikan dokter jika pasien mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Jika gejala radang amandel pasien sudah semakin parah sehingga mereka kesulitan makan, tidur atau bernapas.
  • Jika pasien menderita radang amandel bakteri yang sudah tidak bisa ditangani oleh antibiotik.
  • Jika pasien menderita radang amandel kronis atau kerap kambuh.

Itulah pembahasan mengenai penyakit radang amandel atau tonsilitis, gejala, penyebab dan cara mengobatinya. semoga bermanfaat.

SHARE TO :