SHARE TO :

Penyakit Varises Penyebab dan Pengobatan Dengan Bahan Obat Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:49 am tanggal September 19, 2016

Penyakit Varises Penyebab dan Pengobatan Dengan Bahan Obat Alami –  Sebelum memasuki pengertian penyakit varises, ada baiknya kita mengetahui sedikit mengenai apa yang melatarbelakanginya. Di dalam tubuh, terdapat pembuluh darah arteri dan vena. Arteri bertugas membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh dan sebaliknya vena bertugas mengembalikan darah tersebut ke jantung dengan dibantu kontraksi otot. Di dalam vena sendiri terdapat katup-katup yang bertugas mencegah terjadinya arus balik darah pada pembuluh tersebut. 

Ada tiga jenis pembuluh darah vena di kaki, yaitu:

-Vena superfisial (permukaan). Berada di bawah permukaan kulit, dan ini sering kali dapat terlihat berwarna kebiruan.
-Vena profunda (dalam). Terletak pada bagian otot sehingga tidak dapat terlihat.
-Vena perforator (penghubung) menghubungkan vena superfisial dengan vena dalam.

Pada pembuluh darah vena terdapat katup satu arah yang mengarah ke atas (ke jantung). Katup ini berfungsi mencegah darah mengalir kembali ke bawah. Seperti pada saat kita berdiri ada jarak ketinggian yang cukup panjang antara jantung dan kaki. Gaya gravitasi cenderung menarik darah kembali turun tapi hal ini dicegah oleh katup vena dan dengan demikian darah akan dialirkan dengan lancar ke jantung.

Pengertian varises adalah pembesaran atau pelebaran pembuluh darah vena yang terletak tepat di bawah permukaan kulit (vena superfisial) biasanya terjadi pada kaki. Selain itu juga dapat terjadi pada vena esofagus (kerongkongan) disebut varises esofagus, kantung buah zakar, vagina, bagian anus (wasir), bawah lidah (sublingual), dan lain-lain.

Gejala penyakit varises

Varises lebih sering terjadi pada wanita dibanding laki-laki. Sebagian besar kasus varises terjadi pada kaki dan segelintir lainnya terjadi pada pembuluh vena di sekitar panggul, anus, vagina, rahim, dan kerongkongan. Ciri-ciri fisik penyakit ini dapat dilihat secara kasat mata, yaitu berupa perubahan warna dan pembengkakan pada pembuluh vena. Vena akan tampak berwarna biru atau ungu tua dengan bentuk menyerupai kawat berpilin.

Gejala varises juga bisa berupa gatal dan bengkak ringan pada betis hingga pergelangan kaki. Selain itu kaki kadang-kadang terasa berat, sedikit nyeri, dan hangat, terutama setelah berdiri terlalu lama.

Penyakit Varises Penyebab dan Pengobatan Dengan Bahan Obat Alami

Penyakit Varises Penyebab dan Pengobatan Dengan Bahan Obat Alami

Penyebab Penyakit varises

Untuk dapat memahami penyebab varises, maka kita harus tahu terlebih dahulu mekanisme terjadinya varises. Awal mula terjadinya varises diperkirakan bahwa dinding pembuluh darah menjadi lemah pada beberapa bagian. Bagian ini kemudian melebar dan menjadi lebih menonjol.

Jika ini terjadi di dekat katup maka katup dapat menjadi bocor dan darah bisa mengalir balik. Setelah ini terjadi di salah satu katup ada tekanan ekstra pada vena sehingga dapat menyebabkan pelebaran vena yang semakin parah dan kebocoran katup yang lebih parah juga. Darah kemudian mengumpul pada vena membesar dan membuatnya menonjol.

Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagaimana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.

Rusaknya katup pembuluh vena, padahal katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah berkumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

Varises lebih banyak terjadi pada perempuan daripada laki-laki. Sebagian besar orang dengan varises tidak memiliki penyakit yang mendasari dan bahkan tanpa penyebab yang jelas. Namun, ada beberapa faktor risiko penyebab varises adalah sebagai berikut:

-Kehamilan. Rahim yang membesar dapat menyebabkan tekanan ekstra pada pembuluh darah sehingga aliran balik ke jantung dapat terhambat. Di samping itu, varises pada kehamilan juga dapat dipengaruhi oleh hormon cenderung berefek melemaskan dinding vena.
-Umur. Varises lebih sering pada usia dewasa dan semakin meingkat risiko seiring dengan bertabahnya usia. Berat badan Berlebih.
-Banyak Berdiri. Pekerjaan atau aktifitas dengan banyak berdiri sering dianggap bisa menjadi penyebab varises. Namun, baru sedikit bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

Pengobatan penyakit varises

Kita dapat mengobati varises yang masih tergolong ringan di rumah. Tujuan penanganan mandiri ini adalah untuk mencegah varises bertambah parah, meredakan gejalanya, serta menghindari terjadinya komplikasi.

Beberapa langkah pengobatan mandiri ini bisa berupa menjaga berat badan agar sehat, rutin berolahraga, menghindari berdiri terlalu lama, serta memakai stoking anti varises atau disebut juga bebat kompresi.

Namun jika gejala varises sudah cukup parah, biasanya dokter akan menyarankan pasien melakukan pengobatan di rumah sakit melalui prosedur, seperti:

-Injeksi skleroterapi
-Radiofrekuensi
-Laser
-Bedah phlebectomy

Pengobatan Penyakit Varises Secara Alami Tanpa Obat

-Minum jus campuran wortel, seledri dan peterseli; atau campuran wortel bayam dan ketimun; campuran wortel, bit dan ketimun; campuran wortel, bayam dan seledri atau jus selada air; yang berkhasiat memperlancar sirkulasi darah sekaligus memperkuat dinding pembuluh darah.
-Konsumsi makanan kaya lesitin, seperti kacang kedelai; peterseli, air jahe serta pepermint yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah.
-Minum teh herbal yang terbuat dari bunga jeruk nipis, mint, ginko biloba dan grape seed (biji anggur).
-Pijat aroma terapi dengan bahan minyak cypress yang berkhasiat merangsang sirkulasi darah dan menguatkan dinding pembuluh darah. Pilihan lainnya: minyak lavender, rosemary, mint atau lemon.
-Berendam bergantian di air panas (suhu 41-43 derajat Celcius) dan air dingin (suhu 15 derajat Celcius), masing-masing selama 15-30 detik dan di ulang selama 30 menit, untuk melancarkan peredaran darah serta menguatkan dinding pembuluh darah.
-Atau semprotkan kaki secara bergantian, terutama di daerah betis bagian belakang, dengan air panas dan air dingin seperti di atas.
-Pijat refleksi di ujung saraf telapak kaki dapat membantu membuang tumpukan kristal dari sisa metabolisme di ujung-ujung syaraf, atau lakukan akupunktur dan akupresur di titik-titik tertentu.

Pencegahan Penyakit Varises

Varises adalah penyakit yang dapat dicegah. Cara mencegah varises di bawah ini bertujuan untuk menghindari munculnya varises atau mengurangi varises yang sudah terlanjur ada, berikut caranya:

-Jangan berdiri atau duduk diam dalam waktu yang lama, tapi cobalah bergerak setiap 30 menit
-Istirahat secara teratur sepanjang hari, tinggikan kaki dengan menopangnya dengan bantal atau lainnya saat beristirahat, sedemikian rupa sehingga kaki lebih tinggi dari dada.
-Berolahraga secara teratur – ini dapat meningkatkan sirkulasi darahdan membantu menjaga berat badan tetap ideal.
-HIndari penggunaan sepatu berhak tinggi, namun gunakanlah sepatu dengan hak kurang dari 2 cm agar aliran darah menuju jantung tidak terhambat.
-Pada saat tidur jangan hanya berbaring pada satu posisi saja, akan tetapi berbaringlah pada beberapa posisi tertentu untuk menghindari tekanan pada pembuluh darah di satu tempat saja.
-Hindari menggunakan pakaian sempit atau ketat pada bagian pinggang, paha, dan kaki.
-Biasakan mengonsumsi vitamin C dan E dari jus buah-buahan segar.

SHARE TO :