SHARE TO :

Penyebab dan Jenis Kelenjar Tiroid Bengkak

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 4:17 am tanggal October 4, 2016

Pengertian Penyakit Tiroid

Penyebab dan Jenis Kelenjar Tiroid Bengkak ,- Penyakit tiroid yaitu berbagai gangguan atau masalah yang terjadi pada kelenjar tiroid. Kelenjar yang berada dibawah jakun ini bertugas mengatur berbagai sistem metabolisme dalam tubuh sehingga perananya sangat penting bagi kita.

Kinerja kelenjar tiroid dikenal oleh otak. Disaat tubuh kekurangan atau kelebihan hormon tiroid, Otak akan merangsang kelenjar tiroid tiroid untuk menyesuaikan kinerjanya agar kadar hormon tersebut kembali seimbang.

tiroid

Penyebab Penyakit Tiroid

Jenis utama penyakit tiroid yaitu kadar hormon tiroid yang terlalu tinggi atau rendah dalam tubuh kita. Hal ini bisa dipicu oleh faktor meliputi:

– Masalah pada kelenjar pituari di otak.
– Kelenjar tiroid yang rusak contohnya karena pajangan radiasi.
– Pengaruh obat litium.
– Kadar iodin yang berlebihan dalam tubuh.

A. Macam-macam penyakit Tiroid

Penyakit tiroid bisa dikategorikan ke dalam beberapa jenis, antara lain :

1. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme yaitu keadaan terlalu sedikitnya hormon tiroskin yang dihasilkan oleh kelenjar btiroid sehingga tubuh mengalami defisiensi. Kondisi ini sering dialami oleh wanita (terutama lansia) dan mempunyai gejala-gejala umum seperti konstipasi, kulit kering, kelelahan, kenaikan berat badan tampa sebab jelas, serta lebih sensitif terhadap hawa dingin.

2. Hipertiroidisme

Apabila  kelenjar tiroid mengasilkan hormon tiroid berlebihan dalam tubuh, Anda dapat mengalami kelenjar tiroid overaktif atau hipertiroidsme. Penyakit ini biasanya ditandai dengan detak jantung yang cepat atau tidak beraturan, penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba meski nafsu makan meningkat, berkeringat, gugup, serta cemas

3. Penyakit gondok

Penyakit gondok merupakan pembengkakan kelenjar tiroid yang biasanya mengakibatkan benjolan pada leher. Selain benjolan yang terjadi gejala utamanya, penderita juga bisa mengalami perubahan suara, kesiuolitan bernafas dan menenelan, serta rasa sesak pada tenggorokan.

4. Nodul tiroid

Nodul tiroid merupakan benjolan padat atau berisi air yang timbul pada kelenjar tiroid. Benjolan ini bisa berupa tumor jinak atau kista. Nodul tiroid jarang mengakibatkan gejala sehingga biasanya hanya terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum. Namun apabila nodul yang tumbuh cukup besar keadaan ini dapat mengakibatkan kesulitan bernafas, kesulitan menelan dan rasa sakit pada tenggorokan.

Apabila ada gejala-gejala tersebut yang anda rasakan, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar penanganan dapat segera dilakukan.

B. Diagnosis Penyakit Tiroid

Proses diagnosis penyakit ini membutuhkan beberapa langkah pemeriksaan yang menditail. Jenis pemeeriksaan tersebut meliput tes darah, USG, pemindaian dengan isotop radioaktif, serta biopsi melalui aspirasi jarum halus.

Tes darah yang dianjurkan yaitu evaluasi fungsi kelenjar tiroid dan TSH (thyroid-stimulating hormone) untuk menuntukan keadaan hipertiroidisme atau hiportiroidisme yang dialami pasien.

Melalui USG dan pemindaian isotop radioaktif, dokter akan mendeteksi ukuran serta jenis benjolan yang dialami pasien. Sementara biopsi melalui aspirasi jarum halus akan memungkinkan dokter untuk mengetahui jenis sel yang ada dalam benjolan.

C. Pengobatan Penyakit tiroid

Setelah anda positif didiaknosis mengidap penyakit tiroid, dokter akan menganjurkan langkah pengobatan yang dapat anda jalani. Penentuan langkah ini tergantung pada jenis penyakit tiroid yang anda derita, usia, serta kondisi kesehatan anda.

Terdapat 2 cara yang umumnya diberikan untuk menangani penyakit tiroid. Langkah ini meliputi pemberian obat-obatan, terapi radioaktif dan prosedur operasi.

Obat-obatan yang diberikan mempunyai fungsi yang berbeda-beda, tergantung jenis dari Penyakit tiroid yang dialami. Fungsi obat-obatan dan terapi tersebut biasanya :

– Menggantikan hormon tiroid dalam tubuh .
– Menurunkan produksi hormon tiroid dalam tubuh.
– menghancurkan sel-sel tiroid.

Di sisi lain, gejala-gejala hipertiroidisme (seperti detak jantung yang meningkat) juga akan ditangani dengan obat-obatan lain.

Apabila dokter menganjurkan operasi, jenis operasi yang akan dijalani pasien biasanya adalah proses pengangkatan kelenjar  tiroid atau tiroidektomi. Prosedur ini dapat dilakukan untuk menangani kelenjar tiroid yang bengkak atau benjolan yang ada di dalamnya.

Sebagian besar penyakit tiroid tidak membahayakan penderitanya dan bisa dikontrol melalui penanganan medis. Akan tetapi bila di biarkan, ada yang bisa berkembang menjadi kanker tiroid yang harus ditangani secepat mungkin dan dengan seksama.

SHARE TO :