SHARE TO :

Penyebab Gejala Kutu Kelamin Dan Cara Pengobatan Alami

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:33 am tanggal January 17, 2017

Penyebab  Gejala Kutu Kelamin Dan Cara Pengobatan Alami – Kutu kemaluan adalah nama lain dari parasit pthirus pubis. Nama penyakit yang disebabkanya yaitu pedikulosis pubis atau phithiriasis publis. Parasit ini hidup di luyar tubuh inangnya, umumnya pada rambut kemaluan manusia, dan menghisap darah sebagai sumber makanannya. Keberadaan kutu kemaluan ini menyebabkan kegatalan pada area yang ditempatinya.

kutu-kelamin

Selain mediami daerah kemaluan dan anus, serangga ini juga dapat ditemukan pada rambut kaki, dada, punggung, ketiak sampai area wajah, seperti kumis, dan jenggot. Pada kasus yang sangat jarang, kutu kemaluan juga suka mendiami bulu mata dan alis mata. Kutu kemaluan tidak hidup pada kulit dan rambut kepala, seperti yang dilakukan oleh kutu kepala, dikarenakan rambut kepala yang lebih halus dan tipis.

Penyebab Kutu Kemaluan

Penyakit kutu kemaluan diakibatkan oleh parasit Pthirus pubis. Parasit ini menyebar melalui kontak tubuh jarak dekat dengan orang lain yang yang terinfeksi, biasanya dari hubungan seksual pada vagina, anal, dan oral, baik menggunakan alat kontrasepsi atau tidak. Kutu kemaluan juga bisa berpindah melalui kontak nonfisik, seperti berciuman dan berpelukan. Pada kasus yang jarang terjadi, organisme ini bisa menyebar melalui penggunaan pakaian, seprai, atau handuk secara bergantian.

Penyebaran paling banyak terjadi di daerah yang mempunyai iklim dingin dan area padat yang mempunyai angka kemiskinan tinggi serta sistem sanitasi yang berkualitas rendah. Kutu kemaluan juga dapat menyebar dengan mudah apabila anda jarang berganti atau mencuci pakaian, contohnya bagi para tuna wisma. Kehadiran kutu pada anak-anak umumnya terdapat di area alis dan bulu mata. Kutu kemaluan pada anak-anak bisa juga menandakan kemungkinan adanya pelecehan seksual sehingga perlu diselidiki lebih lanjut.

Kutu kemaluan berukuran sangat kecil, bahkan yang dewasa hanya mempunyai ukuran sepanjang 2 mm. Walau sangat kecil, kutu kemaluan bisa terlihat dari warnanya yang kuning keabu-abuan, cokelat, atau merah. Kutu kemaluan juga sering di sebut crabs sebab mempunyai dua capit di bagian depan untuk mencengkram bulu atau rambut. Kutut kemaluan tidak bisa terbang atau loncat sehingga dia akan menyerap dari rambut ke rambut untuk mengisap darah manusia.

Kutu kemaluan bisa bertahan hidup tanpa persendian makanan selama 1-2 hari dan hanya dapat berpindah ke manusia lainnya, tidak ke hewan atau diantara sesama hewan. Kutu betina juga bisa meninggalkan telurnya (nits) yang bewarna cokelat pucat pada rambut yang dihinggapinya. Kantong telur akan menetas dalam waktu 6-10 hari, meninggalkan kantong kosong yang berwarna putih

Gejala Kutu Kemaluan

Gejala kutu kemaluan muncul beberapa minggu setelah kutu mendiami inangnya, yaitu berupa rasa gatal di area yang dihinggai, bintik biru, atau bercak darah akibat gigitan kutu di area paha atau perut bagian bawah. Gatal merupakan gejala umum yang dirasakan akibat reaksi alergi terhadap air liur kutu dan akan berlangsung selama 1-3 minggu. Keadaan ini bisa memburuk di dalam hari ketika kutu menjadi makin aktif. Gejala lain merupakan demam, kelelahan, bintik hitam atau cokelat gelap pada celana dalam sebagai sisa-sisa kotoran kutu. Selain itu, dapat juga terjadi iritasi serta peradangan yang diakibatkan oleh bekas garukan.

Pencegahan Kutu Kemaluan

Hindari menggunakan pakaian, handuk, atau seprai secara bergantian dengan seseorang yang terinfeksi. Apabila kutu kemaluan juga menyerang anggota keluarga yang lain, disarankan untuk melakukan pemeriksaan pada seluruh anggota yang belum terkena infeksi kutu untuk mencegah penyebaran.

Kutu kemaluan juga dapat menyebar melalui hubungan seksual sehingga anda dan pasangan, selama tiga bulan terakhir, disarankan untuk menjalani tes penyakit menular seksual (PMS) untuk mencegah infeksi terulang. Sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual selama perawatan  masih berlangsung, setidaknya sampai anda telah sembuh total dari kondisi ini.

Cara Mengatasi Kutu Kemaluan Dengan Bahan Tradisional

Ini merupakan kabar gembira bagi anda yang sudah pontang panting membasmi kutu dibadan anda tetapi tidak kunjung berhasil. Pastinya bahan daun sirsak sangatlah aman sebab ini merupakan bahan alami dan tentunya gratis. Berikut ini cara membasmi kutu kelamin dengan aman menggunakan bagan alat dan cara yang dibutuhkan untuk membasmi kutu dengan menggunakan daun sirsak.

Bahan

  • Daun sirsak (tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua)
  • Air bersih

Alat

  • Gelas besar atau wadah yang lain jika tidak adalah
  • Blender dapat diganti dengan ulekan bersih apabila tidak adala
  • Saringan

Cara Pembuatan

Pertama ambil daun sirsak lebih banyak lebih bagussupaya tidak repot bolak balik membuat. Cuci dengan air bersih, masukan kedalam blender beri air secukupnya kemudian blender sampai halus. Setelah itu saring daun sirsak yang telah dihaluskan dengan blender tadi ambil sarinya kemudian buang ampas daunya. Tambahkan air bersih lagi agar lebih encer tetapi jangan terlalu encer. Jadilah bahan pembasmi kutu rambut dan kutu kelamin.

Cara Menggunakan

Gunakan cairan hasil dari blenderan daun sirsak tadi untuk keramas. Keramas dapat dilakukan setiap hari cara keramasnya adalah seperti menggunakan shampo biasa tetapi setelah digunakan merata diamkan 10 sampai 15 menit dan apabila terserang kutu kelamin maka gunakan dengan cara yang sama pada tempat yang terserang. Setelah itu bilas dengan air bersih lakukan beberapa kali untuk memastikan smua kutu dan telurnya habis mati tak besisa.

SHARE TO :