SHARE TO :

Penyebab Kaki Bengkak Serta Cara Mengatasinya

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 3:21 am tanggal January 17, 2017

Penyebab Kaki Bengkak Serta Cara Mengatasinya – Dalam ilmu medis, kaki bengkak biasanya disebabkan oleh edema atau adanya penumpukan cairan pada tubuh, tepatnya di kaki. Pembengkakan pada kaki dipengaruhi oleh kondisi kesehatan seseorang. Penderita penyakit ginjal dan jantung umumnya akan mengalami pembengkakan kaki. Ada banyak kemungkinan yang menjadi penyebab kaki bengkak mulai dari gangguan berat seperti penyakit jantung dan ginjal, bisa juga disebabkan oleh sesuatu yang normal misalnya kaki bengkak pada ibu hamil.

Edema yang menimbulkan bengkak terjadi karena adanya akumulasi cairan pada bagian-bagian tubuh. Bengkak akibat penumpukan cairan biasanya tidak menyakitkan, kecuali bengkak karena cedera atau peradangan. Pembengkakan sering lebih jelas pada tubuh bagian bawah, hal ini terjadi karena efek gravitasi. Jika kita perhatikan, bengkak pada kaki lebih sering dialami oleh orang tua atau usia lanjut. Meskipun kaki bengkak biasanya tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan, namun penting untuk mengetahui kapan kita harus ke dokter untuk mengetahui jika terdapat masalah kesehatan yang lebih serius yang menjadi penyebabnya.

Penyebab Kaki Bengkak

  • Limfedema. Kondisi medis akibat gangguan pada pembuluh getah bening yang menghambat peredaran cairan pada kaki. Akibatnya cairan menumpuk dan membuat kaki bengkak.
  • Cedera. Pembengkakan pada kaki bisa terjadi karena cedera pada kaki dan pergelangan kaki. Ketika pergelangan kaki cedera atau salah melangkah, ligamen (sebuah pita fleksibel yang menghubungkan tulang dengan tulang) akan merenggang melampaui batas normal. Hal tersebut menyebabkan kaki bengkak.
  • Kehamilan. Kaki bengkak pada wanita hamil adalah hal yang normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah besar di pangkal paha menerima tekanan dari bayi dalam kandungan yang tubuhnya kian membesar. Itu sebabnya di bulan-bulan terakhir kehamilan umumnya akan terjadi pembengkakan kaki.

Namun, kaki bengkak pada wanita hamil tetap harus diwaspadai, terutama jika betis juga ikut membengkak dan meninggalkan lekukan ketika ditekan. Jika kondisi ini terjadi di trimester ketiga kehamilan, ada kemungkinan Anda mengalami preeklamsia.

Selain itu, Anda juga perlu waspada jika pembengkakan hanya terjadi pada satu kaki dan betis memerah. Ini bisa menjadi gejala adanya gumpalan darah di pembuluh darah.

  • Infeksi. Kaki bengkak akibat infeksi lebih sering dialami oleh penderita diabetes dan yang memiliki masalah saraf pada kaki. Jadi, jika Anda menderita penyakit tersebut, Anda perlu benar-benar memerhatikan kondisi kaki, terutama ketika terjadi lecet dan luka.
  • Pembekuan darah. Pembekuan darah di pembuluh darah pada kaki akan mengakibatkan aliran darah dari kaki ke jantung terhambat. Penumpukan darah beku bisa memicu kaki bengkak.
  • Mengidap penyakit. Kaki bengkak bisa mengindikasi bahwa seseorang menderita penyakit ginjal, jantung atau hati. Ketika ginjal terganggu atau tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik, cairan dapat menumpuk di kaki yang mengakibatkan pembengkakan.
  • Insufisiensi vena. Kaki bengkak bisa menjadi gejala awal Anda mengalami insufisiensi vena, yaitu kondisi ketika darah tidak bisa bergerak naik dari pembuluh darah di kaki ke jantung. Hal ini mengakibatkan pembengkakan pada kaki. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan borok kulit, infeksi, dan perubahan kulit.
  • Efek samping obat. Beberapa obat bisa menyebabkan kaki bengkak di antaranya obat diabetes, obat antiinflamasi non-steroid, obat antidepresan, obat steroid, obat untuk tekanan darah, dan penggunaan alat kontrasepsi oral.

Penyebab lainnya. Wanita yang sedang dalam siklus menstruasi mungkin bisa mengalami kaki bengkak. Selain itu, berdiri terlalu lama, mengendarai mobil atau melakukan perjalanan dengan pesawat dalam waktu lama juga bisa menjadi faktor pemicu pembengkakan pada kaki.

Cara Mengobati Kaki Bengkak

Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk mengobati kaki bengkak. Hal ini dapat membantu meringankan dan mungkin juga berguna untuk mencegahnya.

  • Langkah utama adalah mengangkat kaki setiap kali berbaring, artinya meletakan kaki lebih tinggi daripada dada. Untuk melakukan hal itu dapat menggunakan bantal sebagai penopang kaki untuk membuatnya lebih nyaman.
  • Kurangi asupan garam atau makanan yang terasa asin.
  • Pertahankan berat badan ideal.
  • Mengenakan pakaian yang longgar di sekitar paha.
  • Berusaha berdiri dan bergerak secara teratur.
  • Jangan duduk terlalu lama.
  • Menggunakan stoking khusus pada kaki yang bengkak.
  • Jika bengkak karena cedera istirahatkan kaki.

SHARE TO :