SHARE TO :

Tips Mencegah dan Menghindari Infeksi Tetanus Mudah dan Efektif

Diposkan oleh : Hendri Liu pada 6:21 am tanggal October 7, 2016

Tips Mencegah dan Menghindari Infeksi Tetanus Mudah dan Efektif Tetanus merupakan sebuah penyakit yang menyebabkan infeksi akibat dari toksin kuman Clostridium tetani. Kuman ini adalah organisme yang mampu hidup bertahun-tahun didalam tanah dalam bentuk spora. Tidak hanya itu kuman ini dapat hidup di dalam kotoran binatang dan usus hewan. Penyakit tetanus ini adalah jenis penyakit akut yang menyerang susunan syaraf pusat dan ditandai dengan kejang otot tanpa disertai gangguan kesadaran. Penyakit tetanus ini juga dikenal dengan penyakit lockjaw. Kitasato adalah orang pertama yang berhasil mengisolasi organisme penyebab tetanus dan juga melaporkan bahwa toksinnya dapat dinetralisasi dengan antibodi yang spesifik.

Mikroorganisme ini ditemukan di tanah dan pada traktus intestinal juga feses berbagai jenis hewan. Angka pembawa penyakit pada manusia bervariasi mulai dari 0-25%. Penyakit tetanus merupakan penyakit yang menyebabkan kematian pada manusia. Angka kematian dilaporkan mulai dari 40-78%. Dengan pertolongan yang tepat dan cepat dapat menekan angka kematian. Fakor predisposisi yang paling sering pada penyakit tetanus adalah daerah yang memiliki potensial oksidasi – reduksi sangat rendah sehingga spora penyakit tetanus dapat bergerminasi.

Tips Mencegah Infeksi Tetanus Mudah dan Efektif

Tips Mencegah Infeksi Tetanus Mudah dan Efektif

Gejala Tetanus

Penyakit tetanus ini biasanya timbul lima hari sampai dua minggu setelah tubuh kena luka, tetapi ada pula yang timbul baru setelah beberapa minggu korban terluka.Semakin lambat timbul gejalanya semakin ringan penyakit itu.Tetanus yang ringan mula-mula ditandai oleh mulut yang kaku, sedangkan yang berat langsung ditandai dengan kejang-kejang yang hebat.Tetapi umumnya gejala penyakit ini ditandai oleh ketegangan otot yang semakin lama semakin kencang, terutama pada rahang dan leher.Kemudian mulut sukar dibuka, muka menyeringai karena otot-otot muka tegang, kuduk menjadi kaku dan timbul kejang-kejang.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit tetanus ini antara lain:

  • Rasa nyeri pada bagian otot
  • Kejang otot
  • Kesulitan bernafas karena otot menjadi kaku
  • Kontraksi otot pada wajah
  • Tidak dapat membuka mulut
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah

Pencegahan Infeksi Tetanus

Seseorang yang terkena penyakit tetanus memang harus dirawat secar intensif di rumah sakit karena si penderita membutuhkan satu tempat tenang untuk menghindari rangsangan, seperti suara keras, agar tidak timbul kejang yang dikenal sebagai kejang rangsang. Perawatannyapun memakan waktu yang agak lama, tiga minggu sampai satu bulan, tergantung berat atau ringannya gejala.

Berikut cara mencegah infeksi tetanus anatara lain:

  1. Vaksin anti tetanus
    Pemberian vaksin anti tetanus. Jika terkena tetanus segera dibawa kerumah sakit untuk mendapakan suntik TT.
  2. Selalu gunakan alas kaki
    Gunakan alas kaki jika keluar rumah. Hal ini untuk mencegah hantaman benda tajam yang menyebabkan tetanus.
  3. Vaksin immunoglobulin
    Jika belum menjalani vaksinasi yang tidak lengkap, maka berikan vaksin immunoglobulin. Suntikan ini diberikan 3 bulan sesudah suntikan pertama.
  4. Bersihkan luka dengan air hangat dan lakukan pengobatan
    Jika terjadi luka, segera bersihkan dengan air hangat. Ini dimaksudkan untuk membuang kotoran dan kuman yang masih menempel dan berikan obat merah.
  5. Booster tetanus
    Apabila telah menerima booster tetanus dalam waktu 5 tahun terahkir tidak perlu menjalani vaksinasi lebih lanjut.
  6. Penanganan luka robek jangan menggunakan alkohol pada luka tersebut. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit sehingga menimbulkan luka bakar. Jadi penggunaan alkohol ini dapat diberika pada area sekitar luka. Luka tersebut dapat dibilas atau dikompres dengan air hangat. Jika terjadi gejala tetanus, maka segeralah pergi kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Demikian artikel mengenai Tips Mencegah Infeksi Tetanus, perlu diingat bahwa pencegahan suatu penyakit lebih baik dari pada mengobatinya. Jadi kita harus waspada can mencegah penyakit itu datang. Semoga bermanfaat. Terima Kasih

SHARE TO :